Thursday, February 7, 2013

Sweet Memories


*ini tulisan yang saya buat pada tahun 2012. Sebenarnya saya ingin mengasih note di setiap foto, tapi maaf mungkin waktunya kemarin belum sempat. Saya ingat ini ketika membuka draft-draft lama dari blog saya, tapi semoga hal itu tidak merusak atau mengurangi indahnya kenangan yang saya miliki:)

Assalamualaikum


                Sebenarnya saat ini kepala saya sedang sakit sekali. Entah apa penyebabnya. Tapi indikasi terbesar menurut saya adalah karena hari ini saya kembali ‘terlalu fokus melihat seseorang’ , sehingga aura nya menjadi terlihat sangat jelas di mata saya. Kali ini dosen saya. Dia mempunyai aura yang berwarna hijau. Terang dan jelas. Padahal sama sekali gada niat buat melihat.

                Seperti biasa, sehabis melihat aura, malamnya kepala saya sering menjadi sangat sakit. Ini bagian yang sangat saya tidak suka. Padahal biasanya, jika hanya satu orang maka kepala saya tidak akan mengalami sakit nyut-nyut seperti ini. Baru kemarinnya saya melihat aura 2 orang, dan malamnya kepala saya masih terasa fine-fine saja.

                Mengingat alasan yang lain.. mungkin karena malam tadi saya begadang sampai jam 5 subuh untuk mengerjakan tugas. Aish. Tugas semester 3 ini benar-benar........... Sesuatu.
*suara piano horror~ JRENG. *

banyak observasi langsung soalnya.

Padat merayap tugasnya itu. Tapi kata salah satu dosen saya, ini hanyalah pemanasan untuk semester-semester selanjutnya yang bakalan lebih berat lagi.


Okeh. Diulang. Pe-ma-na-san! Panas memang.

Heuuh..

*kipas-kipas*


                Btw, bicara soal aura lagi, entah apakah saya sudah pernah memosting tentang saya yang ingin sekali menghilangkan penglihatan ini atau malah belum sempat ke posting.

Hm, sudah pernah kah sebelumnya saya bilang tentang saya yang selalu merasa diikuti oleh beberapa makhluk you-know-what ?

                Atau tulisan kemarin hanya sempat saya jadikan draft dan belum di posting, ya ? Padahal di semester 1 loh saya nulis postingan yang judulnya “mistis di Jogja” , tapi kayaknya emang belum sempat saya posting ya. Hehe. Kalian harus tahu, draft postingan saya sangat banjir loh seperti banjirnya Jakarta. Ihiks.  Entah itu posting yang memang belum sama sekali ditampilkan, atau memang posting yang telah pernah saya update namun kemudian saya simpan lagi karena berbagai alasan pribadi.

Okeh. Kembali ke topik, pemirsa.

Iya. Terinspirasi dari pak sus yang menghilangkan kekuatan bathin nya, saya pun menjadi semakin banyak berdoa kepada Allah agar diberikan yang terbaik saja. Saya tidak ingin kemampuan yang semakin bertambah hingga akhirnya dapat melihat mereka yang “you-know-what” .
*iklan*
*wkakakaka semacam voldemort ya jadi disebut “you-know-what” . Jadi kangen harpot.*
*kembali ke blog*

Sedikit goresan.

Assalamualaikum wrwb.

Note-

Entah..
Rasanya.. kurang bersemangat.
Tapi, saya harus tetap tersenyum.
Rasanya... lelah sekali. Sangat lelah.
Tapi, saya harus tetap melangkah.
Rasanya.. Saya rindu sekali dengan keluarga saya. Saya sangat ingin bertemu mereka.
Tapi, saya harus tetap kuat.
Rasanya.. ingin sekali berteriak sambil menangis.
Tapi, saya harus  tetap tegar.
Rasanya.. sudah cukup, saya benar-benar ingin pulang.
Tapi, saya masih harus tetap menggapai mimpi saya.


Inilah yang dinamakan ujian untuk menjadi lebih dewasa.
Saya  benar-benar harus menjadi anak yang kuat.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang baik.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang membanggakan.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang ramah.


Hhah.. saya memang pandai sekali dalam mengeluh ya. Maafkan saya ya Allah.. Maafkan saya.


Amanda Noviana-

Sunday, February 3, 2013

Make Dreams Come True. With Allah.


Assalamualaikum




Hyeaah.

Mahasiswa itu tipenya ada dua jika dilihat dari passion nya, ada yang akademis dan ada yang aktivis organisasi.

Saya ?

Terlihat jelas bahwa saya adalah tipe yang akademis. Jujur, saya bukan tipe yang terlalu suka dengan acara-acara  organisasi. Kadang, saya hanya menyukai membantu kegiatan sosialnya, namun bukan sebagai pihak yang me ‘manage’ kegiatan sosialnya. Walaupun… yah, saya terjebak dalam organisasi sekarang. Haha.  Tapi, inilah yang kata orang menambah pengalaman. Lagipula, organisasi memberikan banyak manfaat positif bagi diri saya sekarang. Dalam segi pergaulan misalnya. Saya mendapatkan banyak teman yang solidaritasnya sangat tinggi terhadap ‘saudaranya’, I mean teman yang sudah dianggap saudara.

Tapi, yang namanya passion memang tidak bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Tetap saja, passion saya adalah pada bidang akademik. Entahlah, namun ketika suatu hal itu menyangkut tentang sesuatu yang berbau akademis seperti ‘asisten penelitian’ misalnya, saya begitu bersemangat dan berambisius untuk mencapainya. Contoh lain seperti PKM, Journal, dsb yang bagi banyak orang mungkin akan berkata “malesin banget” , tapi bagi saya hal itu menarik dan sangat menantang dibandingkan mengurus suatu organisasi. Walaupun masih perlu stress yang banyak sebenarnya saat dalam pengerjaan hal akademis itu.

Tapi, ya tergantung sikon juga sih, kalau saya memang sedang sibuk atau tidak mood, yo sama aja kayak yang lain, “malesin banget ngerjain kayak gituan” .

Tapi, saya mempunyai banyak mimpi. Dan tidak semua mimpi saya itu berhubungan dengan akademis semua. Mimpi saya yang berbau akademis pun bahkan memerlukan banyak uang untuk mencapainya.

 Nah….. pertanyaan yang mengusik batin saya, mana mungkin kan saya akan terus meminta uang dari orangtua saya ? Maka, saya ingin menjadi pengusaha sebagai sampingan saya, kemudian.

Ini mimpi saya. Mempunyai usaha sebelum lulus kuliah.

Saya tidak mau menjadi orang biasa, saya mau nya menjadi orang luar biasa. Yang luar biasa akan kebahagiaan dengan ukuran nya sendiri “ – saya.

Wednesday, January 23, 2013

Hati-hati. Berbahaya, guys.


Assalamualaikum


Karena ini masa uas, maka gejala-gejala stress saya mulai bermunculan. Salah satunya dengan pembuatan video ga jelas ini (-______-) Hari nya lagi mendung, jadi cahaya nya gelap banget, rasanya jadi terkesan seperti video horror dimana hantu bermunculan (read: saya).

Pft. Maaf juga untuk video yang kamera nya kebalik. Cukup balikkan kepala anda saja, kan ? Haha.

*nanti kalau sempet saya revisi ya :3 haha, walau terkesan seperti janji manis, karena saya jarang revisi post-post di blog sebenernya. Hahahaha*

Friday, January 18, 2013

Cara Allah SWT Menyayangi Saya.


Assalamualaikum



He… saya ingin jujur saja. Saya lupa, bahwa blog ini saya ciptakan sebagai pengingat saya dan keluarga saya untuk kisah saya dimasa depan. Ini blog tentang cerita hidup saya. Tapi entah kenapa akhir-akhir ini saya malah seperti menyembunyikan sesuatu dan hanya bercerita sepotong demi sepotong dengan masih menyembunyikan hal yang paling utama.

Maaf blog, bahkan saya hampir melupakanmu dan menulis dengan penuh ketidakpercayaan.
Dari awal blog ini saya ciptakan sebagai reminder saya, dan bukan untuk penilaian pandangan orang lain tentang saya. Saya tidak harusnya takut menuliskan segala hal yang saya rasakan.

Baik. Saya harusnya sudah mulai jujur dari sini.

Thursday, January 17, 2013

HakunaMatata: Duduk Manis di Sisimu



Repost dari : HakunaMatata: Duduk Manis di Sisimu:



Karena bila ada penantian yang paling indah.
Adalah penantian untuk menemukan
kesetiaan. Kau tahu, alam semesta ini adalah 
ahlinya soal pertemuan indah.” – fa

Berjalan ke mana pun ingatan ini selalu duduk
manis di sisimu. Aku bisa jadi ada di sisi
dinding yang kamu jadikan penyangga.
Mungkin ada di genangan air selepas hujan,
kubangan yang dengan hati-hati kamu coba
lewati. 
Sesekali mungkin kamu harus
menceburkan kakimu di sana. Kamu tahu,
bermain hujan itu menyenangkan.


 Terkadang
aku ada di depan pintumu, mengetuknya
membawa kejutan dari pak pos. Lalu menjadi
saksi merekahnya senyum di wajah manismu.


Bila kamu tiba-tiba terjaga, yakinlah itu aku
yang sengaja meniup kencang daun
telingamu. 

Aku hanya rindu, rindu melihatmu
membuka mata dan menyadari aku ada di
sana. Karena berdiri di mana pun aku, ingatan
ini selalu duduk manis di sisimu.


Aku ada di sela dahan pepohonan yang
melindungimu dari cubitan sinar mentari. Aku
membuatmu mampu melihat ke langit tanpa
perlu sakit. 

Boleh jadi aku salah satu
kepompong yang bergelayut manja itu. Nanti
ada saatnya aku jadi kupu-kupu yang terbang
di ruangmu, sebagai pertanda kedatangan
seseorang yang tersayang. 


Aku selalu ada di
setiap jengkal langkah yang berusaha
membantumu agar tak terlambat sampai di
kelas ujian. 


Aku-lah yang akan melipat
sajaddah-mu bila kamu lupa melakukannya.
Atau setidaknya, aku-lah yang membuatmu
b
angkit lagi dari kasur untuk melipatnya.

Aku-lah lampu hijau yang membuatmu terus
melaju ketika terhimpit waktu.

 Atau boleh
jadi aku ini pak polisi yang menilangmu di
perempatan, yang membuatmu teringat
bahwa telah lama kamu lupa memasukkan
amal ke kotak persegi di masjid- hingga kamu
pun perlu ditegur takdir hari itu.


 Kamu tahu,
dengan kuasa semesta aku bisa jadi apa saja.
Aku kerap menyisipkan rindu untukmu dari
sela lubang pintu. Tapi kamu tak pernah
menemukannya. Itu karena ada banyak pagi,
di mana kamu kesiangan dan melewatkan
subuh lagi. Tuh kan Malaikat sudah keburu
pergi, kamu sih! 

Wednesday, January 16, 2013

Episode Terakhir Doraemon


Assalamualaikum


Katanya sih ini tamatan nya dari doraemon, ada yang bilang pengarang aslinya (Fujiko Fujio) sudah meninggal dunia. Sehingga para muridnya membuat cerita akhir ini sebagai penghormatan untuk sensei nya. Rumor yang beredar seperti itu. Sesungguhnya kepercayaan kembali kepada anda. Tapi entah kebenaran nya seperti apa, ya pokoknya nikmati saja dulu karya dari murid nya ini :) Agak menyedihkan juga sih sebenarnya kalau doraemon harus tamat, saya lebih mendukung jika doraemon mempunyai never-ending-story sebenarnya. Hm.

Okeh. Check this out-












Mama.


Assalamualaikum





Hai diary,

Hari ini saya menangis lagi di telpon.. tapi kali ini saya masih bisa menyembunyikannya dengan baik seakan tidak ada apa-apa. Saya selalu saja tidak tahan ketika mama memberikan perhatian dan kekhawatiran yang berlebihan saat menyuruh anaknya untuk tetap tenang. Kehilangan kakak dimasa lalu benar-benar memberikan traumatik yang berat bagi semua, terutama mama. Hingga membuat mama untuk terus memperhatikan anaknya.

Sekarang.. bagaimana mungkin saya selalu menangis dan tidak menunjukkan ketegaran sama sekali. Bukan karena rasa sakitnya pula saya menangis, bukan pula karena entah siapa itu, namun terlebih karena kekhawatiran mama yang berlebihan yang menjadikan saya selalu menyesal karena sering mengecewakan dan menyedihkan mama. Saya jadi kangen mama. Saya sayang mama. Walau mama selalu terlihat lebay dalam mengkhawatirkan anaknya.  Haha, sungguh sangat lebay.


Mama lihat saja.. manda akan menjadi anak yang hebat dan membanggakan.


Jangan terlalu khawatir lagi. Mama selalu tahu sekuat apa manda. 


Maaf untuk kekerasan kepala manda sekarang, juga terimakasih sudah mau memberikan kepercayaan lagi untuk keputusan ini, keputusan yang selalu dipenuhi kekerasan kepala ini. Walau mama bisa saja selalu berubah pikiran seperti kemarin, tapi.. mari kita sama-sama mempercayai takdir-Nya :)


 Pada akhirnya.. jikalau suatu saat saya menyerah, bukan menyerah karena semua sikapmu. Namun, terlebih atas permintaan dari mama saya yang tersayang “ – isi hati saya saat ini.


Saturday, January 12, 2013

When a Mirror Speaks


Assalamualaikum



Malam tadi semua terasa salah.. Saya benci kamu. Saya benci dengan kamu yang bersikap terlalu jujur hingga melupakan perasaan orang lain. Saya benci dengan kamu yang mulai tidak peka dengan hati orang lain. Saya benci karena kamu terlalu fokus dengan perasaan kamu sendiri dan lupa tentang dunia sekitar. Entah.. perasaan merasa bersalah seperti apa yang kamu rasa sekarang. Entah mana yang benar, mana yang salah, katamu.

Tuesday, January 8, 2013

Cerita dari Gunung Merapi


Assalamualaikum




Bismillaah..

Saya menyesali kebodohan saya untuk penyadaran diri yang terlambat ini.. Ternyata masih banyak banyak banyak dan sangat banyak orang yang membutuhkan bantuan dan kepedulian kita. Saya mengutuk kebodohan saya sendiri yang selama ini telah bersikap tidak peka terhadap masalah disekitar.

Malam ini memberikan sebuah arti tersendiri bagi hidup saya.. Cerita ini bukan untuk apa-apa, hanya sekedar share dari pemikiran seorang gadis bodoh yang berusaha keluar dari ketidakpekaannya.

Jadi dimulai lah cerita ini dari ketika saya selesai mengajar TPA anak kecil di desa kalidadap.

Entah angin apa, saya tertarik ikut mba zatta untuk mengajar di TPA gunung merapi tempat si mbah-mbah korban letusan mengungsi. Waktu mengajar di TPA mbah-mbah adalah selesai nya dari mengajar TPA anak kecil. Jadi jika TPA anak kecil dimulai dari jam 4 – maghrib. Maka TPA mbah-mbah dimulai dari maghrib – isya. Tempat TPA mbah-mbah itu adalah di shelter, yaitu sebuah pengungsian di dekat gunung merapi yang tidak terlewati oleh modus gembel, kalau ga salah sih (-__-) haha. Dari awal saya sudah pernah diperingatkan oleh pak sus bahwa jalan menuju kesana cukup jauh dan berbahaya, dan ternyata….. yah, beberapa kali saya memang hampir jatuh dan terserempet oleh truk, dan suhu nya pun lumayaaan dingin. Tapi Alhamdulillah nyawa saya masih bisa terselamatkan hingga sekarang. InsyaAllah masih disayang sama Allah.
          
Ketika sampai disana….. satu kata, Subhanallah.

Mesjid shelter tempat mengajar TPA nya memang masih bagus, tapi rumah ungsian penduduk korban bencana merapi terlalu…… mengasihankan. Bagaimana mungkin sebuah rumah yang hanya terbuat dari anyaman rotan bisa melindungi penghuni di dalamnya ? Bagaimana kalau hujan melanda ? Apalagi sekarang sedang musim hujan. Dan suhu di gunung pun tidak bisa disamakan dengan dinginnya suhu di kota, jauuuuh berkali-kali lipat lebih dingin suhu di gunung. Mengerikan, adalah kata pertama dalam benak saya ketika menyaksikan sendiri rumah ungsian korban merapi.

          Kehadiran saya disambut hangat oleh warga yang berada di mesjid, mereka semua ingin belajar ngaji. Ini si mbah-mbah loh yang belajar ngaji nya, subhanallah. Bahkan di usia senja pun mereka masih bersemangat untuk mempelajari kitab Allah. Sungguh saya malu pada diri saya yang malah masih malas dalam mempelajari lebih dalam kitab-Nya.

Sweet Memories


*ini tulisan yang saya buat pada tahun 2012. Sebenarnya saya ingin mengasih note di setiap foto, tapi maaf mungkin waktunya kemarin belum sempat. Saya ingat ini ketika membuka draft-draft lama dari blog saya, tapi semoga hal itu tidak merusak atau mengurangi indahnya kenangan yang saya miliki:)

Assalamualaikum


                Sebenarnya saat ini kepala saya sedang sakit sekali. Entah apa penyebabnya. Tapi indikasi terbesar menurut saya adalah karena hari ini saya kembali ‘terlalu fokus melihat seseorang’ , sehingga aura nya menjadi terlihat sangat jelas di mata saya. Kali ini dosen saya. Dia mempunyai aura yang berwarna hijau. Terang dan jelas. Padahal sama sekali gada niat buat melihat.

                Seperti biasa, sehabis melihat aura, malamnya kepala saya sering menjadi sangat sakit. Ini bagian yang sangat saya tidak suka. Padahal biasanya, jika hanya satu orang maka kepala saya tidak akan mengalami sakit nyut-nyut seperti ini. Baru kemarinnya saya melihat aura 2 orang, dan malamnya kepala saya masih terasa fine-fine saja.

                Mengingat alasan yang lain.. mungkin karena malam tadi saya begadang sampai jam 5 subuh untuk mengerjakan tugas. Aish. Tugas semester 3 ini benar-benar........... Sesuatu.
*suara piano horror~ JRENG. *

banyak observasi langsung soalnya.

Padat merayap tugasnya itu. Tapi kata salah satu dosen saya, ini hanyalah pemanasan untuk semester-semester selanjutnya yang bakalan lebih berat lagi.


Okeh. Diulang. Pe-ma-na-san! Panas memang.

Heuuh..

*kipas-kipas*


                Btw, bicara soal aura lagi, entah apakah saya sudah pernah memosting tentang saya yang ingin sekali menghilangkan penglihatan ini atau malah belum sempat ke posting.

Hm, sudah pernah kah sebelumnya saya bilang tentang saya yang selalu merasa diikuti oleh beberapa makhluk you-know-what ?

                Atau tulisan kemarin hanya sempat saya jadikan draft dan belum di posting, ya ? Padahal di semester 1 loh saya nulis postingan yang judulnya “mistis di Jogja” , tapi kayaknya emang belum sempat saya posting ya. Hehe. Kalian harus tahu, draft postingan saya sangat banjir loh seperti banjirnya Jakarta. Ihiks.  Entah itu posting yang memang belum sama sekali ditampilkan, atau memang posting yang telah pernah saya update namun kemudian saya simpan lagi karena berbagai alasan pribadi.

Okeh. Kembali ke topik, pemirsa.

Iya. Terinspirasi dari pak sus yang menghilangkan kekuatan bathin nya, saya pun menjadi semakin banyak berdoa kepada Allah agar diberikan yang terbaik saja. Saya tidak ingin kemampuan yang semakin bertambah hingga akhirnya dapat melihat mereka yang “you-know-what” .
*iklan*
*wkakakaka semacam voldemort ya jadi disebut “you-know-what” . Jadi kangen harpot.*
*kembali ke blog*

Sedikit goresan.

Assalamualaikum wrwb.

Note-

Entah..
Rasanya.. kurang bersemangat.
Tapi, saya harus tetap tersenyum.
Rasanya... lelah sekali. Sangat lelah.
Tapi, saya harus tetap melangkah.
Rasanya.. Saya rindu sekali dengan keluarga saya. Saya sangat ingin bertemu mereka.
Tapi, saya harus tetap kuat.
Rasanya.. ingin sekali berteriak sambil menangis.
Tapi, saya harus  tetap tegar.
Rasanya.. sudah cukup, saya benar-benar ingin pulang.
Tapi, saya masih harus tetap menggapai mimpi saya.


Inilah yang dinamakan ujian untuk menjadi lebih dewasa.
Saya  benar-benar harus menjadi anak yang kuat.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang baik.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang membanggakan.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang ramah.



Hhah.. saya memang pandai sekali dalam mengeluh ya. Maafkan saya ya Allah.. Maafkan saya.


Amanda Noviana-

Make Dreams Come True. With Allah.


Assalamualaikum




Hyeaah.

Mahasiswa itu tipenya ada dua jika dilihat dari passion nya, ada yang akademis dan ada yang aktivis organisasi.

Saya ?

Terlihat jelas bahwa saya adalah tipe yang akademis. Jujur, saya bukan tipe yang terlalu suka dengan acara-acara  organisasi. Kadang, saya hanya menyukai membantu kegiatan sosialnya, namun bukan sebagai pihak yang me ‘manage’ kegiatan sosialnya. Walaupun… yah, saya terjebak dalam organisasi sekarang. Haha.  Tapi, inilah yang kata orang menambah pengalaman. Lagipula, organisasi memberikan banyak manfaat positif bagi diri saya sekarang. Dalam segi pergaulan misalnya. Saya mendapatkan banyak teman yang solidaritasnya sangat tinggi terhadap ‘saudaranya’, I mean teman yang sudah dianggap saudara.

Tapi, yang namanya passion memang tidak bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Tetap saja, passion saya adalah pada bidang akademik. Entahlah, namun ketika suatu hal itu menyangkut tentang sesuatu yang berbau akademis seperti ‘asisten penelitian’ misalnya, saya begitu bersemangat dan berambisius untuk mencapainya. Contoh lain seperti PKM, Journal, dsb yang bagi banyak orang mungkin akan berkata “malesin banget” , tapi bagi saya hal itu menarik dan sangat menantang dibandingkan mengurus suatu organisasi. Walaupun masih perlu stress yang banyak sebenarnya saat dalam pengerjaan hal akademis itu.

Tapi, ya tergantung sikon juga sih, kalau saya memang sedang sibuk atau tidak mood, yo sama aja kayak yang lain, “malesin banget ngerjain kayak gituan” .

Tapi, saya mempunyai banyak mimpi. Dan tidak semua mimpi saya itu berhubungan dengan akademis semua. Mimpi saya yang berbau akademis pun bahkan memerlukan banyak uang untuk mencapainya.

 Nah….. pertanyaan yang mengusik batin saya, mana mungkin kan saya akan terus meminta uang dari orangtua saya ? Maka, saya ingin menjadi pengusaha sebagai sampingan saya, kemudian.

Ini mimpi saya. Mempunyai usaha sebelum lulus kuliah.

Saya tidak mau menjadi orang biasa, saya mau nya menjadi orang luar biasa. Yang luar biasa akan kebahagiaan dengan ukuran nya sendiri “ – saya.

Hati-hati. Berbahaya, guys.


Assalamualaikum


Karena ini masa uas, maka gejala-gejala stress saya mulai bermunculan. Salah satunya dengan pembuatan video ga jelas ini (-______-) Hari nya lagi mendung, jadi cahaya nya gelap banget, rasanya jadi terkesan seperti video horror dimana hantu bermunculan (read: saya).

Pft. Maaf juga untuk video yang kamera nya kebalik. Cukup balikkan kepala anda saja, kan ? Haha.

*nanti kalau sempet saya revisi ya :3 haha, walau terkesan seperti janji manis, karena saya jarang revisi post-post di blog sebenernya. Hahahaha*

Cara Allah SWT Menyayangi Saya.


Assalamualaikum



He… saya ingin jujur saja. Saya lupa, bahwa blog ini saya ciptakan sebagai pengingat saya dan keluarga saya untuk kisah saya dimasa depan. Ini blog tentang cerita hidup saya. Tapi entah kenapa akhir-akhir ini saya malah seperti menyembunyikan sesuatu dan hanya bercerita sepotong demi sepotong dengan masih menyembunyikan hal yang paling utama.

Maaf blog, bahkan saya hampir melupakanmu dan menulis dengan penuh ketidakpercayaan.
Dari awal blog ini saya ciptakan sebagai reminder saya, dan bukan untuk penilaian pandangan orang lain tentang saya. Saya tidak harusnya takut menuliskan segala hal yang saya rasakan.

Baik. Saya harusnya sudah mulai jujur dari sini.

HakunaMatata: Duduk Manis di Sisimu



Repost dari : HakunaMatata: Duduk Manis di Sisimu:



Karena bila ada penantian yang paling indah.
Adalah penantian untuk menemukan
kesetiaan. Kau tahu, alam semesta ini adalah 
ahlinya soal pertemuan indah.” – fa

Berjalan ke mana pun ingatan ini selalu duduk
manis di sisimu. Aku bisa jadi ada di sisi
dinding yang kamu jadikan penyangga.
Mungkin ada di genangan air selepas hujan,
kubangan yang dengan hati-hati kamu coba
lewati. 
Sesekali mungkin kamu harus
menceburkan kakimu di sana. Kamu tahu,
bermain hujan itu menyenangkan.


 Terkadang
aku ada di depan pintumu, mengetuknya
membawa kejutan dari pak pos. Lalu menjadi
saksi merekahnya senyum di wajah manismu.


Bila kamu tiba-tiba terjaga, yakinlah itu aku
yang sengaja meniup kencang daun
telingamu. 

Aku hanya rindu, rindu melihatmu
membuka mata dan menyadari aku ada di
sana. Karena berdiri di mana pun aku, ingatan
ini selalu duduk manis di sisimu.


Aku ada di sela dahan pepohonan yang
melindungimu dari cubitan sinar mentari. Aku
membuatmu mampu melihat ke langit tanpa
perlu sakit. 

Boleh jadi aku salah satu
kepompong yang bergelayut manja itu. Nanti
ada saatnya aku jadi kupu-kupu yang terbang
di ruangmu, sebagai pertanda kedatangan
seseorang yang tersayang. 


Aku selalu ada di
setiap jengkal langkah yang berusaha
membantumu agar tak terlambat sampai di
kelas ujian. 


Aku-lah yang akan melipat
sajaddah-mu bila kamu lupa melakukannya.
Atau setidaknya, aku-lah yang membuatmu
b
angkit lagi dari kasur untuk melipatnya.

Aku-lah lampu hijau yang membuatmu terus
melaju ketika terhimpit waktu.

 Atau boleh
jadi aku ini pak polisi yang menilangmu di
perempatan, yang membuatmu teringat
bahwa telah lama kamu lupa memasukkan
amal ke kotak persegi di masjid- hingga kamu
pun perlu ditegur takdir hari itu.


 Kamu tahu,
dengan kuasa semesta aku bisa jadi apa saja.
Aku kerap menyisipkan rindu untukmu dari
sela lubang pintu. Tapi kamu tak pernah
menemukannya. Itu karena ada banyak pagi,
di mana kamu kesiangan dan melewatkan
subuh lagi. Tuh kan Malaikat sudah keburu
pergi, kamu sih! 

Episode Terakhir Doraemon


Assalamualaikum


Katanya sih ini tamatan nya dari doraemon, ada yang bilang pengarang aslinya (Fujiko Fujio) sudah meninggal dunia. Sehingga para muridnya membuat cerita akhir ini sebagai penghormatan untuk sensei nya. Rumor yang beredar seperti itu. Sesungguhnya kepercayaan kembali kepada anda. Tapi entah kebenaran nya seperti apa, ya pokoknya nikmati saja dulu karya dari murid nya ini :) Agak menyedihkan juga sih sebenarnya kalau doraemon harus tamat, saya lebih mendukung jika doraemon mempunyai never-ending-story sebenarnya. Hm.

Okeh. Check this out-












Mama.


Assalamualaikum





Hai diary,

Hari ini saya menangis lagi di telpon.. tapi kali ini saya masih bisa menyembunyikannya dengan baik seakan tidak ada apa-apa. Saya selalu saja tidak tahan ketika mama memberikan perhatian dan kekhawatiran yang berlebihan saat menyuruh anaknya untuk tetap tenang. Kehilangan kakak dimasa lalu benar-benar memberikan traumatik yang berat bagi semua, terutama mama. Hingga membuat mama untuk terus memperhatikan anaknya.

Sekarang.. bagaimana mungkin saya selalu menangis dan tidak menunjukkan ketegaran sama sekali. Bukan karena rasa sakitnya pula saya menangis, bukan pula karena entah siapa itu, namun terlebih karena kekhawatiran mama yang berlebihan yang menjadikan saya selalu menyesal karena sering mengecewakan dan menyedihkan mama. Saya jadi kangen mama. Saya sayang mama. Walau mama selalu terlihat lebay dalam mengkhawatirkan anaknya.  Haha, sungguh sangat lebay.


Mama lihat saja.. manda akan menjadi anak yang hebat dan membanggakan.


Jangan terlalu khawatir lagi. Mama selalu tahu sekuat apa manda. 


Maaf untuk kekerasan kepala manda sekarang, juga terimakasih sudah mau memberikan kepercayaan lagi untuk keputusan ini, keputusan yang selalu dipenuhi kekerasan kepala ini. Walau mama bisa saja selalu berubah pikiran seperti kemarin, tapi.. mari kita sama-sama mempercayai takdir-Nya :)


 Pada akhirnya.. jikalau suatu saat saya menyerah, bukan menyerah karena semua sikapmu. Namun, terlebih atas permintaan dari mama saya yang tersayang “ – isi hati saya saat ini.


When a Mirror Speaks


Assalamualaikum



Malam tadi semua terasa salah.. Saya benci kamu. Saya benci dengan kamu yang bersikap terlalu jujur hingga melupakan perasaan orang lain. Saya benci dengan kamu yang mulai tidak peka dengan hati orang lain. Saya benci karena kamu terlalu fokus dengan perasaan kamu sendiri dan lupa tentang dunia sekitar. Entah.. perasaan merasa bersalah seperti apa yang kamu rasa sekarang. Entah mana yang benar, mana yang salah, katamu.

Cerita dari Gunung Merapi


Assalamualaikum




Bismillaah..

Saya menyesali kebodohan saya untuk penyadaran diri yang terlambat ini.. Ternyata masih banyak banyak banyak dan sangat banyak orang yang membutuhkan bantuan dan kepedulian kita. Saya mengutuk kebodohan saya sendiri yang selama ini telah bersikap tidak peka terhadap masalah disekitar.

Malam ini memberikan sebuah arti tersendiri bagi hidup saya.. Cerita ini bukan untuk apa-apa, hanya sekedar share dari pemikiran seorang gadis bodoh yang berusaha keluar dari ketidakpekaannya.

Jadi dimulai lah cerita ini dari ketika saya selesai mengajar TPA anak kecil di desa kalidadap.

Entah angin apa, saya tertarik ikut mba zatta untuk mengajar di TPA gunung merapi tempat si mbah-mbah korban letusan mengungsi. Waktu mengajar di TPA mbah-mbah adalah selesai nya dari mengajar TPA anak kecil. Jadi jika TPA anak kecil dimulai dari jam 4 – maghrib. Maka TPA mbah-mbah dimulai dari maghrib – isya. Tempat TPA mbah-mbah itu adalah di shelter, yaitu sebuah pengungsian di dekat gunung merapi yang tidak terlewati oleh modus gembel, kalau ga salah sih (-__-) haha. Dari awal saya sudah pernah diperingatkan oleh pak sus bahwa jalan menuju kesana cukup jauh dan berbahaya, dan ternyata….. yah, beberapa kali saya memang hampir jatuh dan terserempet oleh truk, dan suhu nya pun lumayaaan dingin. Tapi Alhamdulillah nyawa saya masih bisa terselamatkan hingga sekarang. InsyaAllah masih disayang sama Allah.
          
Ketika sampai disana….. satu kata, Subhanallah.

Mesjid shelter tempat mengajar TPA nya memang masih bagus, tapi rumah ungsian penduduk korban bencana merapi terlalu…… mengasihankan. Bagaimana mungkin sebuah rumah yang hanya terbuat dari anyaman rotan bisa melindungi penghuni di dalamnya ? Bagaimana kalau hujan melanda ? Apalagi sekarang sedang musim hujan. Dan suhu di gunung pun tidak bisa disamakan dengan dinginnya suhu di kota, jauuuuh berkali-kali lipat lebih dingin suhu di gunung. Mengerikan, adalah kata pertama dalam benak saya ketika menyaksikan sendiri rumah ungsian korban merapi.

          Kehadiran saya disambut hangat oleh warga yang berada di mesjid, mereka semua ingin belajar ngaji. Ini si mbah-mbah loh yang belajar ngaji nya, subhanallah. Bahkan di usia senja pun mereka masih bersemangat untuk mempelajari kitab Allah. Sungguh saya malu pada diri saya yang malah masih malas dalam mempelajari lebih dalam kitab-Nya.