Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Thursday, February 20, 2014

Bukan Gadis Berkerudung Merah




Ya Allah, bukakan dan ringankan lah hati untuk menjadi perempuan yang solehah walau saya bukan lah gadis berkerudung merah. Serta pertemukan, jatuh cintakan pun dijatuhi cinta oleh lelaki soleh yang mampu membimbing  untuk lebih dekat kepada-Mu. Lelaki yang baik untuk dunia serta akhirat. 

Bukan Gadis Berkerudung Merah,

Thursday, May 30, 2013

Pertemuan di Mesjid, Sore Itu.


Bismillahirrahmannirahiim

..



"Bagaimana mbak bisa menemukan suami mbak sekarang ?

" Kamu gak akan pernah tau bahwa mungkin saja orang yang tidak sengaja berpapasan dengan kamu kemarin atau bahkan hari ini ternyata adalah suami kamu dimasa depan. Mana pernah saya menyangka kan bahwa org itu sekarang malah menjadi suami saya. Mengobrol saja bahkan tidak pernah. Cinta itu sederhana, dek. " –

..
..
..

Sore itu di mesjid dekat malioboro, Jogjakarta, tiba-tiba seorang perempuan datang menyapa seraya tersenyum. Entah siapa orang ini, pikir saya pertama kali. Dia menyapa dengan lembut selembut perangai dan jilbab panjangnya. Teduh, pikir saya lagi. Sore itu saya sengaja mendiamkan diri di mesjid untuk mengerjakan tugas dengan laptop yang siap sedia ditangan sambil menunggu kedatangan mama yang sedang asyik membeli pesanan ini itu di Malioboro, sampai perempuan ini tiba-tiba datang menyapa.

Thursday, May 23, 2013

Bahagia adalah Ketika Dekat kepada-Nya


Bismillaahirahmanirrahiim



" Saya bersyukur Bapak menjadi dosen disini " 
" Saya pun bahagia punya mahasiswa seperti Amanda disini "

..
..
..

Masih ingat dosen sekaligus dekan Favorite saya ? Yaps, Pak Sus Budiharto. Beberapa hari ini saya sedang sering-seringnya berinteraksi dengan beliau karena sebuah tugas wawancara. Karena sering bertatap muka dan berbincang dengan beliau lah, rasanya beberapa perubahan berupa ketenangan dan kebahagiaan menjadi hadir dalam hidup saya sekarang. Yah, walaupun terkadang saya masih saja tetap rapuh seperti biasanya, mudah sedih karena kangen keluarga misalnya -_-

Berkomunikasi dengan beliau membuat saya mendapat banyak pelajaran berharga, terlebih tentang makna kebahagiaan yang sesungguhnya. Menurut beliau, kebahagiaan adalah ketika kita melakukan sesuatu karena ingin meraih ridho Allah semata. Melakukan sesuatu karena ingin Allah suka dengan setiap yang kita lakukan. Manusia itu adalah makhluk yang mudah kecewa, karena melakukan sesuatu atas harapan dipandang dan diakui oleh orang lain. Dalam setiap hal pasti akan ada yang suka dan tidak suka atas tindakan yang kamu lakukan, berharap semua orang menyukaimu adalah hal yang sangat beresiko untuk menimbulkan kekecewaan. Maka, ketika kau mengubah niatmu untuk melakukan sesuatu hanya agar "Allah ridho" kepadamu, sebesar apapun ketidaksukaan orang lain terhadap apa yang kamu pikirkan atau lakukan tidak akan membuat perasaan mu rapuh dan mudah kecewa. Karena dari awal kamu tidak pernah mengharapkan pujian dari mereka, cukup lah Allah yang ridho dengan segala yang kita lakukan. Kamu percaya kan kalau Allah akan membahagiakan mu :) ? Sehingga dalam setiap apa yang kita lakukan, kita akan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam mengerjakannya, karena Allah menilai dari usaha dan kesungguhan niat, bukan hasil.


  "...Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dariNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia memiliki Arasy yang agung."  - (QS At-Taubah: 129).

..
..
..

Saya sangat senang terhadap pak Sus, terlebih karena tidak menyangka bahwa beliau mengingat nama saya. Sangat kaget. Seriusan.  Kaget karena sudah dua semester ini beliau tidak pernah mengajar saya lagi namun masih mengingat wajah dan nama saya dengan baik. Hari pertama wawancara, beliau membelikan kami (saya dan seorang teman) dua buah yoghurt/orang, haha. Ditraktir dekan ini ceritanya, cyiint. Lalu dihari kedua kami bertemu di selter, tempat saya mengajar mbah-mbah di gunung merapi, beliau sebenarnya dari dulu juga mengajar disana hanya saja dihari yang berbeda. Dan saya sengaja menyusul di hari yang berbeda tersebut, walaupun dijalan sempat tersesat dan kehujanan (tapi seriusan tersesat di atas gunung yang sepi pada malam hari sehabis maghrib dengan bonus kehujanan adalah pengalaman ter amazing saya selama mengajar). Apalagi ketika kami datang dan menerima kenyataan pahit bahwa ternyata pak Sus baru saja selesai menutup kegiatan di selter, ha. ha. ha. ha-_-
*datang memarkir motor*
*masuk pintu mesjid*
" Ya jadi sekian dari saya malam ini, wassalamualaikum wrwb " - pak sus.
*Membeku di depan pintu mesjid karena mendapat shock therapy*
*Angin berhembus kencang, syuuuuuuuu~~~~~~*
   ( Oh ya, btw terimakasih buat beberapa teman yang sudah mau menemani malam itu, Nike, Eri, rijal, adi, ka ojhan, dan Yogi. Saya sangat tersentuh.. dan sangat senang mempunyai saudara seperti kalian. Yak, sedikit lebbay ini pemirsa ._. )

Thursday, February 7, 2013

Sweet Memories


*ini tulisan yang saya buat pada tahun 2012. Sebenarnya saya ingin mengasih note di setiap foto, tapi maaf mungkin waktunya kemarin belum sempat. Saya ingat ini ketika membuka draft-draft lama dari blog saya, tapi semoga hal itu tidak merusak atau mengurangi indahnya kenangan yang saya miliki:)

Assalamualaikum


                Sebenarnya saat ini kepala saya sedang sakit sekali. Entah apa penyebabnya. Tapi indikasi terbesar menurut saya adalah karena hari ini saya kembali ‘terlalu fokus melihat seseorang’ , sehingga aura nya menjadi terlihat sangat jelas di mata saya. Kali ini dosen saya. Dia mempunyai aura yang berwarna hijau. Terang dan jelas. Padahal sama sekali gada niat buat melihat.

                Seperti biasa, sehabis melihat aura, malamnya kepala saya sering menjadi sangat sakit. Ini bagian yang sangat saya tidak suka. Padahal biasanya, jika hanya satu orang maka kepala saya tidak akan mengalami sakit nyut-nyut seperti ini. Baru kemarinnya saya melihat aura 2 orang, dan malamnya kepala saya masih terasa fine-fine saja.

                Mengingat alasan yang lain.. mungkin karena malam tadi saya begadang sampai jam 5 subuh untuk mengerjakan tugas. Aish. Tugas semester 3 ini benar-benar........... Sesuatu.
*suara piano horror~ JRENG. *

banyak observasi langsung soalnya.

Padat merayap tugasnya itu. Tapi kata salah satu dosen saya, ini hanyalah pemanasan untuk semester-semester selanjutnya yang bakalan lebih berat lagi.


Okeh. Diulang. Pe-ma-na-san! Panas memang.

Heuuh..

*kipas-kipas*


                Btw, bicara soal aura lagi, entah apakah saya sudah pernah memosting tentang saya yang ingin sekali menghilangkan penglihatan ini atau malah belum sempat ke posting.

Hm, sudah pernah kah sebelumnya saya bilang tentang saya yang selalu merasa diikuti oleh beberapa makhluk you-know-what ?

                Atau tulisan kemarin hanya sempat saya jadikan draft dan belum di posting, ya ? Padahal di semester 1 loh saya nulis postingan yang judulnya “mistis di Jogja” , tapi kayaknya emang belum sempat saya posting ya. Hehe. Kalian harus tahu, draft postingan saya sangat banjir loh seperti banjirnya Jakarta. Ihiks.  Entah itu posting yang memang belum sama sekali ditampilkan, atau memang posting yang telah pernah saya update namun kemudian saya simpan lagi karena berbagai alasan pribadi.

Okeh. Kembali ke topik, pemirsa.

Iya. Terinspirasi dari pak sus yang menghilangkan kekuatan bathin nya, saya pun menjadi semakin banyak berdoa kepada Allah agar diberikan yang terbaik saja. Saya tidak ingin kemampuan yang semakin bertambah hingga akhirnya dapat melihat mereka yang “you-know-what” .
*iklan*
*wkakakaka semacam voldemort ya jadi disebut “you-know-what” . Jadi kangen harpot.*
*kembali ke blog*

Sunday, February 3, 2013

Make Dreams Come True. With Allah.


Assalamualaikum




Hyeaah.

Mahasiswa itu tipenya ada dua jika dilihat dari passion nya, ada yang akademis dan ada yang aktivis organisasi.

Saya ?

Terlihat jelas bahwa saya adalah tipe yang akademis. Jujur, saya bukan tipe yang terlalu suka dengan acara-acara  organisasi. Kadang, saya hanya menyukai membantu kegiatan sosialnya, namun bukan sebagai pihak yang me ‘manage’ kegiatan sosialnya. Walaupun… yah, saya terjebak dalam organisasi sekarang. Haha.  Tapi, inilah yang kata orang menambah pengalaman. Lagipula, organisasi memberikan banyak manfaat positif bagi diri saya sekarang. Dalam segi pergaulan misalnya. Saya mendapatkan banyak teman yang solidaritasnya sangat tinggi terhadap ‘saudaranya’, I mean teman yang sudah dianggap saudara.

Tapi, yang namanya passion memang tidak bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Tetap saja, passion saya adalah pada bidang akademik. Entahlah, namun ketika suatu hal itu menyangkut tentang sesuatu yang berbau akademis seperti ‘asisten penelitian’ misalnya, saya begitu bersemangat dan berambisius untuk mencapainya. Contoh lain seperti PKM, Journal, dsb yang bagi banyak orang mungkin akan berkata “malesin banget” , tapi bagi saya hal itu menarik dan sangat menantang dibandingkan mengurus suatu organisasi. Walaupun masih perlu stress yang banyak sebenarnya saat dalam pengerjaan hal akademis itu.

Tapi, ya tergantung sikon juga sih, kalau saya memang sedang sibuk atau tidak mood, yo sama aja kayak yang lain, “malesin banget ngerjain kayak gituan” .

Tapi, saya mempunyai banyak mimpi. Dan tidak semua mimpi saya itu berhubungan dengan akademis semua. Mimpi saya yang berbau akademis pun bahkan memerlukan banyak uang untuk mencapainya.

 Nah….. pertanyaan yang mengusik batin saya, mana mungkin kan saya akan terus meminta uang dari orangtua saya ? Maka, saya ingin menjadi pengusaha sebagai sampingan saya, kemudian.

Ini mimpi saya. Mempunyai usaha sebelum lulus kuliah.

Saya tidak mau menjadi orang biasa, saya mau nya menjadi orang luar biasa. Yang luar biasa akan kebahagiaan dengan ukuran nya sendiri “ – saya.

Tuesday, January 8, 2013

Cerita dari Gunung Merapi


Assalamualaikum




Bismillaah..

Saya menyesali kebodohan saya untuk penyadaran diri yang terlambat ini.. Ternyata masih banyak banyak banyak dan sangat banyak orang yang membutuhkan bantuan dan kepedulian kita. Saya mengutuk kebodohan saya sendiri yang selama ini telah bersikap tidak peka terhadap masalah disekitar.

Malam ini memberikan sebuah arti tersendiri bagi hidup saya.. Cerita ini bukan untuk apa-apa, hanya sekedar share dari pemikiran seorang gadis bodoh yang berusaha keluar dari ketidakpekaannya.

Jadi dimulai lah cerita ini dari ketika saya selesai mengajar TPA anak kecil di desa kalidadap.

Entah angin apa, saya tertarik ikut mba zatta untuk mengajar di TPA gunung merapi tempat si mbah-mbah korban letusan mengungsi. Waktu mengajar di TPA mbah-mbah adalah selesai nya dari mengajar TPA anak kecil. Jadi jika TPA anak kecil dimulai dari jam 4 – maghrib. Maka TPA mbah-mbah dimulai dari maghrib – isya. Tempat TPA mbah-mbah itu adalah di shelter, yaitu sebuah pengungsian di dekat gunung merapi yang tidak terlewati oleh modus gembel, kalau ga salah sih (-__-) haha. Dari awal saya sudah pernah diperingatkan oleh pak sus bahwa jalan menuju kesana cukup jauh dan berbahaya, dan ternyata….. yah, beberapa kali saya memang hampir jatuh dan terserempet oleh truk, dan suhu nya pun lumayaaan dingin. Tapi Alhamdulillah nyawa saya masih bisa terselamatkan hingga sekarang. InsyaAllah masih disayang sama Allah.
          
Ketika sampai disana….. satu kata, Subhanallah.

Mesjid shelter tempat mengajar TPA nya memang masih bagus, tapi rumah ungsian penduduk korban bencana merapi terlalu…… mengasihankan. Bagaimana mungkin sebuah rumah yang hanya terbuat dari anyaman rotan bisa melindungi penghuni di dalamnya ? Bagaimana kalau hujan melanda ? Apalagi sekarang sedang musim hujan. Dan suhu di gunung pun tidak bisa disamakan dengan dinginnya suhu di kota, jauuuuh berkali-kali lipat lebih dingin suhu di gunung. Mengerikan, adalah kata pertama dalam benak saya ketika menyaksikan sendiri rumah ungsian korban merapi.

          Kehadiran saya disambut hangat oleh warga yang berada di mesjid, mereka semua ingin belajar ngaji. Ini si mbah-mbah loh yang belajar ngaji nya, subhanallah. Bahkan di usia senja pun mereka masih bersemangat untuk mempelajari kitab Allah. Sungguh saya malu pada diri saya yang malah masih malas dalam mempelajari lebih dalam kitab-Nya.

Friday, November 23, 2012

Jembatan menuju Arah Bahagia



Assalamualaikum wr wb




Bismillaah..


Hai, bagaimana kabarmu hari ini ?

                Hari ini aktivitas masih sama seperti hari yang kemarin, mengajar adek-adek tpa  di desa kalidadap.

Tapi hari ini rasanya.... entah kenapa senaaaaaang sekali, senang nya nambah gituh nah dibanding hari-hari biasanya. Mungkin karena aku telah berencana untuk bahagia hari ini. Dan ternyata aku memang benar bahagia loh. Hehe. 


Emang sih teorinya kalau pikiran positif kita akan menimbulkan kebahagiaan bagi diri kita sendiri.


-     Aku harap kamupun merasakan hal yang sama – 

               
 Hmm oh ya, hari ini.. aku merasa semakin bertambah dekat dengan mereka, adek-adek tpa. Semakin hari semakin dekat saja rasanya. Semakin aku tambah sayang pula terhadap mereka. Sayang yang sangat sayang.

  
              Kemudian,  seperti biasanya hari ini si kecil ra’uf ikut belajar tpa lagi loh. Emang sih dia masih belum bisa ngomong dan belajar, tapi rasanya senang aja kalau melihat dia ikut datang ke tpa an nur kalidadap ini. Si fakhri juga datang kesini awalnya, tapi karena dia lupa dipasangin pampers sama ibunya, akhirnya jadi pulang lagi deh. Awalnya aku bilang ke rengga, kakak fakhri, kalau si fakhri kebablasan ngompol maka rengga lah yang bertanggung jawab nge pel lantai musholla ini. Haha. Si Rengga langsung ngambek loooh, lucuuuu banget wajahnya. Akhirnya karena ga tega ngerjain lebih jauh yasudah akhirnya aku ngalah dan bilang kalau aku yang akan tanggungjawab. Seketika dia langsung senyum. Hahaha, lucu banget wajah rengga sama fakhri. Seharusnya kamu lihat. Seharusnya kamu ada disini... menyaksikannya bersamaku.

Saturday, November 17, 2012

Penyambung Makna



Assalamualaikum



Terlalu banyak yang terjadi.

Sampai rasanya..

Aku takut membaca isi hatiku sendiri. Takut salah menafsirkan maksud dari semua ini. Takut mengetahui perubahan apa yang terjadi di dalamnya.

Ini membingungkan.

Akhirnya...

Wednesday, June 6, 2012

1 2 3, Dor! kalian memasuki kawasan kenangan manis saya =))


Assalamualaikum

Revisi 1 :

Hahaha.. Maaf, sepertinya saya agak melupakan postingan ini.... (.__.)
Kabar baiknya.. sekarang saya sudah ingat. 
Dan.. kabar buruknya.... saya belum minta foto2 nya sama uun ( sang pemegang semua foto ) . Serius, akhir2 ini saya memang cukup sibuk mengerjakan berbagai tugas akhir di akhir semester 2 ini.. yah, sedikit. Selebihnya kebanyakan galau kali yah.........
*Hening*
*brb semua viewers langsung klik tanda x di kanan atas*
Haha, tapi karena kebaikan hati saya, yasudah, sekarang saya upload dulu sedikit foto yang saya pegang :)
Nanti kalau sudah minta semua foto di uun atau mas arief, bakal saya adakan revisi ke dua lagi. Hmm, kalau ingat juga sih nanti. Pfft. Maafkan gadis tidak berdosa ini ya Allah


 Revisi 1:

How are you today, guys ?
*latihan kali aja dapet suami bule*
*disambut suara mbe kambing*

Oh ya, jumat kemaren ada acara dari tpa lagi. Kali ini jalan-jalan bersama murid-muridnya juga, jadi bukan cuman para pengajarnya aja. Acaranya SERUUUUUUUUUUUUUUU BANGETTTTTTTTTTTTTTTTTTTT !!!!

*Capslock langsung jebol*

                Jadi gini.. hanya dengan 1 jam’an saya dikasih tau ada acara jalan-jalan dan dalam waktu itu juga disuruh siap-siap buat berangkat. Untung waktu itu udah bangun pagi ( biasanya ngebo dulu kalau lagi gada kuliah pagi *ehh* ) . Jadi tujuan JMF ( Jalan-jalan, makan-makan, foya-foya ) kali ini ga terlalu jauh dari tpa, yaitu karang asri, paling 15 menitan udah nyampe kalau pakai motor. Asli awalnya itu galauuu banget buat mutusin ikut atau ga nya itu. Tapi... entahlah bagaimana caranya tiba-tiba pas sadar sms bernada “iya” sudah terkirim ke no mba fany sebagai koordinatornya -____-

Thursday, May 10, 2012

Sebuah surat untuk mama tersayang



Hari ini mama meninggalkan manda lagi sendirian di jogja..
Tau, bukan karena mama pengen, tapi memang karena harus kembali ke banjarmasin kan ?
Iya.. manda ngerti..

Monday, April 23, 2012

The person I’m waiting for, it is you

Ada translated lagu yang akhir-akhir ini benar-benar aku suka.



The Person I Will love

Lee seul bi



English Translation
this image is so unfamiliar
because it’s the first time I’m showing myself to you
enduring it alone and holding back
because I know how lonely and difficult it is
it seems to be an excuse that I’m waiting for you
I hate to be burden to you, but I keep holding on to you
the person I will love, please look at me

Saturday, September 17, 2011

Ini Agama ku, Ini islam ku

 Akhir2 ini sebuah jejaring social ( read : twitter ) sedang ramai membahas tentang sebuah acc semena-mena dengan u-name @beritamuslim . Saya pun merasa penasaran dan mulai mencoba menelusuri. 

Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Bukan Gadis Berkerudung Merah




Ya Allah, bukakan dan ringankan lah hati untuk menjadi perempuan yang solehah walau saya bukan lah gadis berkerudung merah. Serta pertemukan, jatuh cintakan pun dijatuhi cinta oleh lelaki soleh yang mampu membimbing  untuk lebih dekat kepada-Mu. Lelaki yang baik untuk dunia serta akhirat. 

Bukan Gadis Berkerudung Merah,

Pertemuan di Mesjid, Sore Itu.


Bismillahirrahmannirahiim

..



"Bagaimana mbak bisa menemukan suami mbak sekarang ?

" Kamu gak akan pernah tau bahwa mungkin saja orang yang tidak sengaja berpapasan dengan kamu kemarin atau bahkan hari ini ternyata adalah suami kamu dimasa depan. Mana pernah saya menyangka kan bahwa org itu sekarang malah menjadi suami saya. Mengobrol saja bahkan tidak pernah. Cinta itu sederhana, dek. " –

..
..
..

Sore itu di mesjid dekat malioboro, Jogjakarta, tiba-tiba seorang perempuan datang menyapa seraya tersenyum. Entah siapa orang ini, pikir saya pertama kali. Dia menyapa dengan lembut selembut perangai dan jilbab panjangnya. Teduh, pikir saya lagi. Sore itu saya sengaja mendiamkan diri di mesjid untuk mengerjakan tugas dengan laptop yang siap sedia ditangan sambil menunggu kedatangan mama yang sedang asyik membeli pesanan ini itu di Malioboro, sampai perempuan ini tiba-tiba datang menyapa.

Bahagia adalah Ketika Dekat kepada-Nya


Bismillaahirahmanirrahiim



" Saya bersyukur Bapak menjadi dosen disini " 
" Saya pun bahagia punya mahasiswa seperti Amanda disini "

..
..
..

Masih ingat dosen sekaligus dekan Favorite saya ? Yaps, Pak Sus Budiharto. Beberapa hari ini saya sedang sering-seringnya berinteraksi dengan beliau karena sebuah tugas wawancara. Karena sering bertatap muka dan berbincang dengan beliau lah, rasanya beberapa perubahan berupa ketenangan dan kebahagiaan menjadi hadir dalam hidup saya sekarang. Yah, walaupun terkadang saya masih saja tetap rapuh seperti biasanya, mudah sedih karena kangen keluarga misalnya -_-

Berkomunikasi dengan beliau membuat saya mendapat banyak pelajaran berharga, terlebih tentang makna kebahagiaan yang sesungguhnya. Menurut beliau, kebahagiaan adalah ketika kita melakukan sesuatu karena ingin meraih ridho Allah semata. Melakukan sesuatu karena ingin Allah suka dengan setiap yang kita lakukan. Manusia itu adalah makhluk yang mudah kecewa, karena melakukan sesuatu atas harapan dipandang dan diakui oleh orang lain. Dalam setiap hal pasti akan ada yang suka dan tidak suka atas tindakan yang kamu lakukan, berharap semua orang menyukaimu adalah hal yang sangat beresiko untuk menimbulkan kekecewaan. Maka, ketika kau mengubah niatmu untuk melakukan sesuatu hanya agar "Allah ridho" kepadamu, sebesar apapun ketidaksukaan orang lain terhadap apa yang kamu pikirkan atau lakukan tidak akan membuat perasaan mu rapuh dan mudah kecewa. Karena dari awal kamu tidak pernah mengharapkan pujian dari mereka, cukup lah Allah yang ridho dengan segala yang kita lakukan. Kamu percaya kan kalau Allah akan membahagiakan mu :) ? Sehingga dalam setiap apa yang kita lakukan, kita akan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam mengerjakannya, karena Allah menilai dari usaha dan kesungguhan niat, bukan hasil.


  "...Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dariNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia memiliki Arasy yang agung."  - (QS At-Taubah: 129).

..
..
..

Saya sangat senang terhadap pak Sus, terlebih karena tidak menyangka bahwa beliau mengingat nama saya. Sangat kaget. Seriusan.  Kaget karena sudah dua semester ini beliau tidak pernah mengajar saya lagi namun masih mengingat wajah dan nama saya dengan baik. Hari pertama wawancara, beliau membelikan kami (saya dan seorang teman) dua buah yoghurt/orang, haha. Ditraktir dekan ini ceritanya, cyiint. Lalu dihari kedua kami bertemu di selter, tempat saya mengajar mbah-mbah di gunung merapi, beliau sebenarnya dari dulu juga mengajar disana hanya saja dihari yang berbeda. Dan saya sengaja menyusul di hari yang berbeda tersebut, walaupun dijalan sempat tersesat dan kehujanan (tapi seriusan tersesat di atas gunung yang sepi pada malam hari sehabis maghrib dengan bonus kehujanan adalah pengalaman ter amazing saya selama mengajar). Apalagi ketika kami datang dan menerima kenyataan pahit bahwa ternyata pak Sus baru saja selesai menutup kegiatan di selter, ha. ha. ha. ha-_-
*datang memarkir motor*
*masuk pintu mesjid*
" Ya jadi sekian dari saya malam ini, wassalamualaikum wrwb " - pak sus.
*Membeku di depan pintu mesjid karena mendapat shock therapy*
*Angin berhembus kencang, syuuuuuuuu~~~~~~*
   ( Oh ya, btw terimakasih buat beberapa teman yang sudah mau menemani malam itu, Nike, Eri, rijal, adi, ka ojhan, dan Yogi. Saya sangat tersentuh.. dan sangat senang mempunyai saudara seperti kalian. Yak, sedikit lebbay ini pemirsa ._. )

Sweet Memories


*ini tulisan yang saya buat pada tahun 2012. Sebenarnya saya ingin mengasih note di setiap foto, tapi maaf mungkin waktunya kemarin belum sempat. Saya ingat ini ketika membuka draft-draft lama dari blog saya, tapi semoga hal itu tidak merusak atau mengurangi indahnya kenangan yang saya miliki:)

Assalamualaikum


                Sebenarnya saat ini kepala saya sedang sakit sekali. Entah apa penyebabnya. Tapi indikasi terbesar menurut saya adalah karena hari ini saya kembali ‘terlalu fokus melihat seseorang’ , sehingga aura nya menjadi terlihat sangat jelas di mata saya. Kali ini dosen saya. Dia mempunyai aura yang berwarna hijau. Terang dan jelas. Padahal sama sekali gada niat buat melihat.

                Seperti biasa, sehabis melihat aura, malamnya kepala saya sering menjadi sangat sakit. Ini bagian yang sangat saya tidak suka. Padahal biasanya, jika hanya satu orang maka kepala saya tidak akan mengalami sakit nyut-nyut seperti ini. Baru kemarinnya saya melihat aura 2 orang, dan malamnya kepala saya masih terasa fine-fine saja.

                Mengingat alasan yang lain.. mungkin karena malam tadi saya begadang sampai jam 5 subuh untuk mengerjakan tugas. Aish. Tugas semester 3 ini benar-benar........... Sesuatu.
*suara piano horror~ JRENG. *

banyak observasi langsung soalnya.

Padat merayap tugasnya itu. Tapi kata salah satu dosen saya, ini hanyalah pemanasan untuk semester-semester selanjutnya yang bakalan lebih berat lagi.


Okeh. Diulang. Pe-ma-na-san! Panas memang.

Heuuh..

*kipas-kipas*


                Btw, bicara soal aura lagi, entah apakah saya sudah pernah memosting tentang saya yang ingin sekali menghilangkan penglihatan ini atau malah belum sempat ke posting.

Hm, sudah pernah kah sebelumnya saya bilang tentang saya yang selalu merasa diikuti oleh beberapa makhluk you-know-what ?

                Atau tulisan kemarin hanya sempat saya jadikan draft dan belum di posting, ya ? Padahal di semester 1 loh saya nulis postingan yang judulnya “mistis di Jogja” , tapi kayaknya emang belum sempat saya posting ya. Hehe. Kalian harus tahu, draft postingan saya sangat banjir loh seperti banjirnya Jakarta. Ihiks.  Entah itu posting yang memang belum sama sekali ditampilkan, atau memang posting yang telah pernah saya update namun kemudian saya simpan lagi karena berbagai alasan pribadi.

Okeh. Kembali ke topik, pemirsa.

Iya. Terinspirasi dari pak sus yang menghilangkan kekuatan bathin nya, saya pun menjadi semakin banyak berdoa kepada Allah agar diberikan yang terbaik saja. Saya tidak ingin kemampuan yang semakin bertambah hingga akhirnya dapat melihat mereka yang “you-know-what” .
*iklan*
*wkakakaka semacam voldemort ya jadi disebut “you-know-what” . Jadi kangen harpot.*
*kembali ke blog*

Make Dreams Come True. With Allah.


Assalamualaikum




Hyeaah.

Mahasiswa itu tipenya ada dua jika dilihat dari passion nya, ada yang akademis dan ada yang aktivis organisasi.

Saya ?

Terlihat jelas bahwa saya adalah tipe yang akademis. Jujur, saya bukan tipe yang terlalu suka dengan acara-acara  organisasi. Kadang, saya hanya menyukai membantu kegiatan sosialnya, namun bukan sebagai pihak yang me ‘manage’ kegiatan sosialnya. Walaupun… yah, saya terjebak dalam organisasi sekarang. Haha.  Tapi, inilah yang kata orang menambah pengalaman. Lagipula, organisasi memberikan banyak manfaat positif bagi diri saya sekarang. Dalam segi pergaulan misalnya. Saya mendapatkan banyak teman yang solidaritasnya sangat tinggi terhadap ‘saudaranya’, I mean teman yang sudah dianggap saudara.

Tapi, yang namanya passion memang tidak bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Tetap saja, passion saya adalah pada bidang akademik. Entahlah, namun ketika suatu hal itu menyangkut tentang sesuatu yang berbau akademis seperti ‘asisten penelitian’ misalnya, saya begitu bersemangat dan berambisius untuk mencapainya. Contoh lain seperti PKM, Journal, dsb yang bagi banyak orang mungkin akan berkata “malesin banget” , tapi bagi saya hal itu menarik dan sangat menantang dibandingkan mengurus suatu organisasi. Walaupun masih perlu stress yang banyak sebenarnya saat dalam pengerjaan hal akademis itu.

Tapi, ya tergantung sikon juga sih, kalau saya memang sedang sibuk atau tidak mood, yo sama aja kayak yang lain, “malesin banget ngerjain kayak gituan” .

Tapi, saya mempunyai banyak mimpi. Dan tidak semua mimpi saya itu berhubungan dengan akademis semua. Mimpi saya yang berbau akademis pun bahkan memerlukan banyak uang untuk mencapainya.

 Nah….. pertanyaan yang mengusik batin saya, mana mungkin kan saya akan terus meminta uang dari orangtua saya ? Maka, saya ingin menjadi pengusaha sebagai sampingan saya, kemudian.

Ini mimpi saya. Mempunyai usaha sebelum lulus kuliah.

Saya tidak mau menjadi orang biasa, saya mau nya menjadi orang luar biasa. Yang luar biasa akan kebahagiaan dengan ukuran nya sendiri “ – saya.

Cerita dari Gunung Merapi


Assalamualaikum




Bismillaah..

Saya menyesali kebodohan saya untuk penyadaran diri yang terlambat ini.. Ternyata masih banyak banyak banyak dan sangat banyak orang yang membutuhkan bantuan dan kepedulian kita. Saya mengutuk kebodohan saya sendiri yang selama ini telah bersikap tidak peka terhadap masalah disekitar.

Malam ini memberikan sebuah arti tersendiri bagi hidup saya.. Cerita ini bukan untuk apa-apa, hanya sekedar share dari pemikiran seorang gadis bodoh yang berusaha keluar dari ketidakpekaannya.

Jadi dimulai lah cerita ini dari ketika saya selesai mengajar TPA anak kecil di desa kalidadap.

Entah angin apa, saya tertarik ikut mba zatta untuk mengajar di TPA gunung merapi tempat si mbah-mbah korban letusan mengungsi. Waktu mengajar di TPA mbah-mbah adalah selesai nya dari mengajar TPA anak kecil. Jadi jika TPA anak kecil dimulai dari jam 4 – maghrib. Maka TPA mbah-mbah dimulai dari maghrib – isya. Tempat TPA mbah-mbah itu adalah di shelter, yaitu sebuah pengungsian di dekat gunung merapi yang tidak terlewati oleh modus gembel, kalau ga salah sih (-__-) haha. Dari awal saya sudah pernah diperingatkan oleh pak sus bahwa jalan menuju kesana cukup jauh dan berbahaya, dan ternyata….. yah, beberapa kali saya memang hampir jatuh dan terserempet oleh truk, dan suhu nya pun lumayaaan dingin. Tapi Alhamdulillah nyawa saya masih bisa terselamatkan hingga sekarang. InsyaAllah masih disayang sama Allah.
          
Ketika sampai disana….. satu kata, Subhanallah.

Mesjid shelter tempat mengajar TPA nya memang masih bagus, tapi rumah ungsian penduduk korban bencana merapi terlalu…… mengasihankan. Bagaimana mungkin sebuah rumah yang hanya terbuat dari anyaman rotan bisa melindungi penghuni di dalamnya ? Bagaimana kalau hujan melanda ? Apalagi sekarang sedang musim hujan. Dan suhu di gunung pun tidak bisa disamakan dengan dinginnya suhu di kota, jauuuuh berkali-kali lipat lebih dingin suhu di gunung. Mengerikan, adalah kata pertama dalam benak saya ketika menyaksikan sendiri rumah ungsian korban merapi.

          Kehadiran saya disambut hangat oleh warga yang berada di mesjid, mereka semua ingin belajar ngaji. Ini si mbah-mbah loh yang belajar ngaji nya, subhanallah. Bahkan di usia senja pun mereka masih bersemangat untuk mempelajari kitab Allah. Sungguh saya malu pada diri saya yang malah masih malas dalam mempelajari lebih dalam kitab-Nya.

Jembatan menuju Arah Bahagia



Assalamualaikum wr wb




Bismillaah..


Hai, bagaimana kabarmu hari ini ?

                Hari ini aktivitas masih sama seperti hari yang kemarin, mengajar adek-adek tpa  di desa kalidadap.

Tapi hari ini rasanya.... entah kenapa senaaaaaang sekali, senang nya nambah gituh nah dibanding hari-hari biasanya. Mungkin karena aku telah berencana untuk bahagia hari ini. Dan ternyata aku memang benar bahagia loh. Hehe. 


Emang sih teorinya kalau pikiran positif kita akan menimbulkan kebahagiaan bagi diri kita sendiri.


-     Aku harap kamupun merasakan hal yang sama – 

               
 Hmm oh ya, hari ini.. aku merasa semakin bertambah dekat dengan mereka, adek-adek tpa. Semakin hari semakin dekat saja rasanya. Semakin aku tambah sayang pula terhadap mereka. Sayang yang sangat sayang.

  
              Kemudian,  seperti biasanya hari ini si kecil ra’uf ikut belajar tpa lagi loh. Emang sih dia masih belum bisa ngomong dan belajar, tapi rasanya senang aja kalau melihat dia ikut datang ke tpa an nur kalidadap ini. Si fakhri juga datang kesini awalnya, tapi karena dia lupa dipasangin pampers sama ibunya, akhirnya jadi pulang lagi deh. Awalnya aku bilang ke rengga, kakak fakhri, kalau si fakhri kebablasan ngompol maka rengga lah yang bertanggung jawab nge pel lantai musholla ini. Haha. Si Rengga langsung ngambek loooh, lucuuuu banget wajahnya. Akhirnya karena ga tega ngerjain lebih jauh yasudah akhirnya aku ngalah dan bilang kalau aku yang akan tanggungjawab. Seketika dia langsung senyum. Hahaha, lucu banget wajah rengga sama fakhri. Seharusnya kamu lihat. Seharusnya kamu ada disini... menyaksikannya bersamaku.

Penyambung Makna



Assalamualaikum



Terlalu banyak yang terjadi.

Sampai rasanya..

Aku takut membaca isi hatiku sendiri. Takut salah menafsirkan maksud dari semua ini. Takut mengetahui perubahan apa yang terjadi di dalamnya.

Ini membingungkan.

Akhirnya...

1 2 3, Dor! kalian memasuki kawasan kenangan manis saya =))


Assalamualaikum

Revisi 1 :

Hahaha.. Maaf, sepertinya saya agak melupakan postingan ini.... (.__.)
Kabar baiknya.. sekarang saya sudah ingat. 
Dan.. kabar buruknya.... saya belum minta foto2 nya sama uun ( sang pemegang semua foto ) . Serius, akhir2 ini saya memang cukup sibuk mengerjakan berbagai tugas akhir di akhir semester 2 ini.. yah, sedikit. Selebihnya kebanyakan galau kali yah.........
*Hening*
*brb semua viewers langsung klik tanda x di kanan atas*
Haha, tapi karena kebaikan hati saya, yasudah, sekarang saya upload dulu sedikit foto yang saya pegang :)
Nanti kalau sudah minta semua foto di uun atau mas arief, bakal saya adakan revisi ke dua lagi. Hmm, kalau ingat juga sih nanti. Pfft. Maafkan gadis tidak berdosa ini ya Allah


 Revisi 1:

How are you today, guys ?
*latihan kali aja dapet suami bule*
*disambut suara mbe kambing*

Oh ya, jumat kemaren ada acara dari tpa lagi. Kali ini jalan-jalan bersama murid-muridnya juga, jadi bukan cuman para pengajarnya aja. Acaranya SERUUUUUUUUUUUUUUU BANGETTTTTTTTTTTTTTTTTTTT !!!!

*Capslock langsung jebol*

                Jadi gini.. hanya dengan 1 jam’an saya dikasih tau ada acara jalan-jalan dan dalam waktu itu juga disuruh siap-siap buat berangkat. Untung waktu itu udah bangun pagi ( biasanya ngebo dulu kalau lagi gada kuliah pagi *ehh* ) . Jadi tujuan JMF ( Jalan-jalan, makan-makan, foya-foya ) kali ini ga terlalu jauh dari tpa, yaitu karang asri, paling 15 menitan udah nyampe kalau pakai motor. Asli awalnya itu galauuu banget buat mutusin ikut atau ga nya itu. Tapi... entahlah bagaimana caranya tiba-tiba pas sadar sms bernada “iya” sudah terkirim ke no mba fany sebagai koordinatornya -____-

Sebuah surat untuk mama tersayang



Hari ini mama meninggalkan manda lagi sendirian di jogja..
Tau, bukan karena mama pengen, tapi memang karena harus kembali ke banjarmasin kan ?
Iya.. manda ngerti..

The person I’m waiting for, it is you

Ada translated lagu yang akhir-akhir ini benar-benar aku suka.



The Person I Will love

Lee seul bi



English Translation
this image is so unfamiliar
because it’s the first time I’m showing myself to you
enduring it alone and holding back
because I know how lonely and difficult it is
it seems to be an excuse that I’m waiting for you
I hate to be burden to you, but I keep holding on to you
the person I will love, please look at me

Ini Agama ku, Ini islam ku

 Akhir2 ini sebuah jejaring social ( read : twitter ) sedang ramai membahas tentang sebuah acc semena-mena dengan u-name @beritamuslim . Saya pun merasa penasaran dan mulai mencoba menelusuri.