Sunday, March 31, 2013

Pelatihan Pensi TPA


Assalamualaikum wrwb


* Jedotin kepala ke dinding*
Akhir-akhir ini saya lemah sekali blojest. Perlu terapi penyadaran dulu kayaknya.
*lanjut ngejedotin kepala*

Haha. Mungkin saya perlu disadarkan kembali bahwasanya yang namanya Amanda Noviana ini sebenarnya adalah makhluk yang cukup kuat.
*udah, situ iya-iya in aja ya apa katanya sini*

Akhir-akhir ini, saya sedang disayang oleh Allah SWT, Allah pengen ngehapus sedikit dosa dari banyak nya dosa yang telah saya perbuat, hehe.
Makanya itu, saya harus kuat dengan segala apa yang Allah kehendaki buat saya sekarang. Saya kan superman kan ya, pokoknya saya kuatttttt banget. Masalah-masalah kecil gini mah gada berat-beratnya kalau Allah selalu menguatkan saya. Makanya, saya harus diingatkan terus untuk rajin bersyukur, soalnya saya sering ga tahu diri nih blojest. Masa buat bersyukur aja kadang saya sering lupa. Keterlaluan banget ya diri saya, ckck. 
Baik, sesi ngeluh nya ditutup dulu. Hyatttt

Oh ya, sekarang TPA lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan acara pensi loooooh. Saya sekretarisnya, makanya kemarin sibuk bikin proposal sama dana-dana an, soalnya dana belum turun e. Padahal rencananya tanggal 20 April ini mau diadain.

Nah, di PENSI itu nanti bakal ditampilin Tartil Al Qur’an, drama, musik menari, sama baca puisi. Karena dalam rangka latihan pensi lah, sekarang setiap hari minggu saya juga rajin berangkat ke TPA untuk ngelatih tambahan mereka. Hihi.
*peluk satu-satu adeknya*
        Awalnya saya sebagai pelatih drama, tapi…. Hihihi karena mungkin saya curang kali ya sebagai sekretaris, maka saya hapus nama saya dari kepanitiaan buat ngelatih drama. Dan mengganti ketiadaan saya itu dengan nama ketua kami di kepanitian buat acara pensi. Hihi. Kebetulan dia adik angkatan saya, jadi bisa lah dimanfaatin, fufu. Dengan kecantikan luar biasa ini, apa sih ya yang ga bisa dibujuk~~~~~ 

*senyum super manis* 

* langsung keinjek kulit pisang*  

Friday, March 29, 2013

I'm afraid.


 " Assalamualaikum "



Saya harus lebih mampu menjaga diri sendiri.
Harus lebih mampu menjaga perasaan.
Ini harus segera dibatasi. Ini sudah waktunya.

Sebelum sesuatu kembali terjadi. Entah dari salah satu pihak manapun. Semua terasa salah. Karena, ketika seseorang menyukaimu, yang akan merasa bersalah diakhir.. adalah yang disukai. Perasaan yang sangat menekan dan menyakitkan karena rasa bersalah. Saya tidak ingin salah satu merasakan perasaan itu. Karena dia, teman laki-laki saya yang pertama yang mampu membuat saya menjadi diri saya sendiri tanpa kepalsuan atau sifat tertahan apapun 'disini'.



Seseorang pernah berkata bahwa kekhawatiran saya begitu terlalu besar.
Namun, bahwa saya hanya tidak ingin merasakan suatu kehilangan adalah alasan yang
jelas. Entah dari pihak manapun yang memulai, kehilangan tetap lah kehilangan, dan itu menyakitkan.

Saya bosan.

Tuesday, March 26, 2013

Jembatan menuju Pelangi


Assalamualaikum-



Aneh.. Lagi-lagi semua terasa aneh.
Lelah, tapi sangat menyenangkan.

Mama bilang, " Jangan menyedihkan apa yang membuatmu tidak sedih. Karena pikiran membentuk apa yang dirasa. Namun jangan pula menguatkan apa yang sebenarnya melemahkanmu. Jangan selalu bertindak sok kuat seakan bisa menyelesaikan semuanya. Seorang manusia pun.. butuh istirahat, kan ? "

Thursday, March 21, 2013

Open Your Eyes

Assalamualaikum wrwb





" mbah-mbah di jalan itu malah seringnya makan nasi basi, dibagi dua malahan sama mbah yang lainnya.. " - cerita dari seorang yang hari ini saya dengar.

         Tuhan.. saya bahkan belum bisa membayangkan bagaimana kalau saya yang ada diposisi mereka. Tidak mempunyai tempat untuk berteduh dari siang dan malam yang silih berganti. Membayangkan bagaimana jika saya disetiap harinya yang makan dengan seadanya.. dan kadang harus rela berpuasa jika memang tidak ada makanan yang memadai.

Pada kenyataannya, yang terjadi jauh lebih mengenaskan dibanding yang saya bayangkan selama ini..
jika saja kita mau membuka mata dan sedikit berempati.

Saya bisa berbuat apa..
Apa yang harus diperbuat..
Menjadi pertanyaan-pertanyaan yang berputar-putar di dalam pikiran.

Nasi basi..
Ini benar-benar menyedihkan, ya Allah..

Mulai hari ini, seorang manda harus jangan terlalu boros lagi dalam menghabiskan uang. Perbanyak bersyukur. Dan perbanyak bersedeqah.
Harus lebih bisa membuka mata lagi untuk sekitar..
Menabung perbuatan baik untuk dakwah dijalan Nya.
Mulai hari ini, seorang manda harus jadi orang yang peka terhadap kesedihan-kesedihan saudaranya.

Saturday, March 16, 2013

Believe in God's Story


Assalamualaikum..



Pernah kah kalian mengalami ini ?

 Ketika merasa tidak terbiasa jika.. seorang laki-laki datang ke rumah atau kostmu ?

 Saya pernah. Entah kenapa.. saya memang terlalu penakut. Padahal beberapa datang dikarenakan adanya sebuah urusan. Tapi.. saya benar-benar tidak terbiasa dan merasa sangat tidak nyaman. Saya kira saya sudah sembuh dari penyakit takut ini. Ternyata penyakit ini memang masih bersisa.

Dulu, saat SMA, saya sangat penakut sekali terhadap lawan jenis. Dan sangat menjaga jarak dengan mereka. Pernah beberapa sampai ada yang nekat datang ke rumah, dan tentu saja.. pintu tetap tidak saya buka. Saya benar-benar takut yang sangat takut. Tapi dahulu.. itu malah menjadi permainan bagi mereka.. Apalagi saat di sekolah. Jalan saya beberapa kali pernah dihalangi, dan saya hanya bisa bersembunyi di balik punggung sahabat saya yang menjadi “hero” saat itu.

Namun, disaat naik ke kelas 3 SMA, rasa penakut terhadap lawan jenis ini sudah mulai berkurang. Saya sudah mulai bisa berteman dan mempercayai beberapa dari mereka. Dan.. ketika memasuki lingkungan perkuliahan, semuanya terasa sudah menghilang saya rasa. Mungkin karena saya bergabung ke dalam sebuah organisasi, sehingga saya menjadi terbiasa berinteraksi dengan mereka. Tapi ternyata jika berduaan saja disuatu tempat dengan laki-laki, pada kenyataannya saya memang masih belum terlalu biasa, rasa tidak nyaman dan takut dalam pikiran saya masih terus menyerang. Semacam alarm berbahaya yang terkoneksi di otak saya menyala-nyala penuh bahaya. Entah apakah ini hal yang gawat atau tidak, bagaimana masa depan saya nanti ya -_______________-

Dan..

Beberapa hari yang lalu pernah seorang laki-laki datang ke kost, kami hanya berdua bertemu untuk urusan rapat. Karena pekerjaan saya sebagai sekretaris mengharuskan untuk banyak berinteraksi dengan dia sebagai ketua. Tapi hal aneh terjadi.. entah kenapa saya akhirnya tidak terlalu merasa takut lagi. Mungkin karena dia adik angkatan saya sendiri. 

Saya kira rasa takut saya sudah benar-benar sembuh.

 Namun ternyata ketika seseorang berkata akan datang ke kost saya lagi (untuk sebuah urusan tentu saja), ternyata saya masih tetap takut dan menolak mati-matian.

Tuesday, March 12, 2013

Jika hanya Usaha yang Bisa Saya Tawarkan


Assalamualaikum wrwb



Malam ini saya kembali merenungkan.. Bahwa saya begitu banyak mempunyai kelemahan.
Salah satu nya adalah ketidakberbakatan saya dalam hal masak-memasak. Begitu menyedihkan, ya..

Hhah.. maaf, tapi saya mulai meragu apakah kamu akan tetap mau menemui saya dengan segala kelemahan ini jika yang saya tawarkan hanyalah "usaha keras untuk menjadi lebih baik" saja ?

Jika itu untuk engkau (yang entah siapa), usaha keras pun akan saya lakukan. Tapi, saya tidak akan mau menjanjikan keberhasilan, saya hanya berani menawarkan "usaha" saja. Hal yang sungguh sangat kecil.


Bagaimana ?

Thursday, February 7, 2013

Sweet Memories


*ini tulisan yang saya buat pada tahun 2012. Sebenarnya saya ingin mengasih note di setiap foto, tapi maaf mungkin waktunya kemarin belum sempat. Saya ingat ini ketika membuka draft-draft lama dari blog saya, tapi semoga hal itu tidak merusak atau mengurangi indahnya kenangan yang saya miliki:)

Assalamualaikum


                Sebenarnya saat ini kepala saya sedang sakit sekali. Entah apa penyebabnya. Tapi indikasi terbesar menurut saya adalah karena hari ini saya kembali ‘terlalu fokus melihat seseorang’ , sehingga aura nya menjadi terlihat sangat jelas di mata saya. Kali ini dosen saya. Dia mempunyai aura yang berwarna hijau. Terang dan jelas. Padahal sama sekali gada niat buat melihat.

                Seperti biasa, sehabis melihat aura, malamnya kepala saya sering menjadi sangat sakit. Ini bagian yang sangat saya tidak suka. Padahal biasanya, jika hanya satu orang maka kepala saya tidak akan mengalami sakit nyut-nyut seperti ini. Baru kemarinnya saya melihat aura 2 orang, dan malamnya kepala saya masih terasa fine-fine saja.

                Mengingat alasan yang lain.. mungkin karena malam tadi saya begadang sampai jam 5 subuh untuk mengerjakan tugas. Aish. Tugas semester 3 ini benar-benar........... Sesuatu.
*suara piano horror~ JRENG. *

banyak observasi langsung soalnya.

Padat merayap tugasnya itu. Tapi kata salah satu dosen saya, ini hanyalah pemanasan untuk semester-semester selanjutnya yang bakalan lebih berat lagi.


Okeh. Diulang. Pe-ma-na-san! Panas memang.

Heuuh..

*kipas-kipas*


                Btw, bicara soal aura lagi, entah apakah saya sudah pernah memosting tentang saya yang ingin sekali menghilangkan penglihatan ini atau malah belum sempat ke posting.

Hm, sudah pernah kah sebelumnya saya bilang tentang saya yang selalu merasa diikuti oleh beberapa makhluk you-know-what ?

                Atau tulisan kemarin hanya sempat saya jadikan draft dan belum di posting, ya ? Padahal di semester 1 loh saya nulis postingan yang judulnya “mistis di Jogja” , tapi kayaknya emang belum sempat saya posting ya. Hehe. Kalian harus tahu, draft postingan saya sangat banjir loh seperti banjirnya Jakarta. Ihiks.  Entah itu posting yang memang belum sama sekali ditampilkan, atau memang posting yang telah pernah saya update namun kemudian saya simpan lagi karena berbagai alasan pribadi.

Okeh. Kembali ke topik, pemirsa.

Iya. Terinspirasi dari pak sus yang menghilangkan kekuatan bathin nya, saya pun menjadi semakin banyak berdoa kepada Allah agar diberikan yang terbaik saja. Saya tidak ingin kemampuan yang semakin bertambah hingga akhirnya dapat melihat mereka yang “you-know-what” .
*iklan*
*wkakakaka semacam voldemort ya jadi disebut “you-know-what” . Jadi kangen harpot.*
*kembali ke blog*

Sedikit goresan.

Assalamualaikum wrwb.

Note-

Entah..
Rasanya.. kurang bersemangat.
Tapi, saya harus tetap tersenyum.
Rasanya... lelah sekali. Sangat lelah.
Tapi, saya harus tetap melangkah.
Rasanya.. Saya rindu sekali dengan keluarga saya. Saya sangat ingin bertemu mereka.
Tapi, saya harus tetap kuat.
Rasanya.. ingin sekali berteriak sambil menangis.
Tapi, saya harus  tetap tegar.
Rasanya.. sudah cukup, saya benar-benar ingin pulang.
Tapi, saya masih harus tetap menggapai mimpi saya.


Inilah yang dinamakan ujian untuk menjadi lebih dewasa.
Saya  benar-benar harus menjadi anak yang kuat.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang baik.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang membanggakan.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang ramah.


Hhah.. saya memang pandai sekali dalam mengeluh ya. Maafkan saya ya Allah.. Maafkan saya.


Amanda Noviana-

Sunday, February 3, 2013

Make Dreams Come True. With Allah.


Assalamualaikum




Hyeaah.

Mahasiswa itu tipenya ada dua jika dilihat dari passion nya, ada yang akademis dan ada yang aktivis organisasi.

Saya ?

Terlihat jelas bahwa saya adalah tipe yang akademis. Jujur, saya bukan tipe yang terlalu suka dengan acara-acara  organisasi. Kadang, saya hanya menyukai membantu kegiatan sosialnya, namun bukan sebagai pihak yang me ‘manage’ kegiatan sosialnya. Walaupun… yah, saya terjebak dalam organisasi sekarang. Haha.  Tapi, inilah yang kata orang menambah pengalaman. Lagipula, organisasi memberikan banyak manfaat positif bagi diri saya sekarang. Dalam segi pergaulan misalnya. Saya mendapatkan banyak teman yang solidaritasnya sangat tinggi terhadap ‘saudaranya’, I mean teman yang sudah dianggap saudara.

Tapi, yang namanya passion memang tidak bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Tetap saja, passion saya adalah pada bidang akademik. Entahlah, namun ketika suatu hal itu menyangkut tentang sesuatu yang berbau akademis seperti ‘asisten penelitian’ misalnya, saya begitu bersemangat dan berambisius untuk mencapainya. Contoh lain seperti PKM, Journal, dsb yang bagi banyak orang mungkin akan berkata “malesin banget” , tapi bagi saya hal itu menarik dan sangat menantang dibandingkan mengurus suatu organisasi. Walaupun masih perlu stress yang banyak sebenarnya saat dalam pengerjaan hal akademis itu.

Tapi, ya tergantung sikon juga sih, kalau saya memang sedang sibuk atau tidak mood, yo sama aja kayak yang lain, “malesin banget ngerjain kayak gituan” .

Tapi, saya mempunyai banyak mimpi. Dan tidak semua mimpi saya itu berhubungan dengan akademis semua. Mimpi saya yang berbau akademis pun bahkan memerlukan banyak uang untuk mencapainya.

 Nah….. pertanyaan yang mengusik batin saya, mana mungkin kan saya akan terus meminta uang dari orangtua saya ? Maka, saya ingin menjadi pengusaha sebagai sampingan saya, kemudian.

Ini mimpi saya. Mempunyai usaha sebelum lulus kuliah.

Saya tidak mau menjadi orang biasa, saya mau nya menjadi orang luar biasa. Yang luar biasa akan kebahagiaan dengan ukuran nya sendiri “ – saya.

Wednesday, January 23, 2013

Hati-hati. Berbahaya, guys.


Assalamualaikum


Karena ini masa uas, maka gejala-gejala stress saya mulai bermunculan. Salah satunya dengan pembuatan video ga jelas ini (-______-) Hari nya lagi mendung, jadi cahaya nya gelap banget, rasanya jadi terkesan seperti video horror dimana hantu bermunculan (read: saya).

Pft. Maaf juga untuk video yang kamera nya kebalik. Cukup balikkan kepala anda saja, kan ? Haha.

*nanti kalau sempet saya revisi ya :3 haha, walau terkesan seperti janji manis, karena saya jarang revisi post-post di blog sebenernya. Hahahaha*

Pelatihan Pensi TPA


Assalamualaikum wrwb


* Jedotin kepala ke dinding*
Akhir-akhir ini saya lemah sekali blojest. Perlu terapi penyadaran dulu kayaknya.
*lanjut ngejedotin kepala*

Haha. Mungkin saya perlu disadarkan kembali bahwasanya yang namanya Amanda Noviana ini sebenarnya adalah makhluk yang cukup kuat.
*udah, situ iya-iya in aja ya apa katanya sini*

Akhir-akhir ini, saya sedang disayang oleh Allah SWT, Allah pengen ngehapus sedikit dosa dari banyak nya dosa yang telah saya perbuat, hehe.
Makanya itu, saya harus kuat dengan segala apa yang Allah kehendaki buat saya sekarang. Saya kan superman kan ya, pokoknya saya kuatttttt banget. Masalah-masalah kecil gini mah gada berat-beratnya kalau Allah selalu menguatkan saya. Makanya, saya harus diingatkan terus untuk rajin bersyukur, soalnya saya sering ga tahu diri nih blojest. Masa buat bersyukur aja kadang saya sering lupa. Keterlaluan banget ya diri saya, ckck. 
Baik, sesi ngeluh nya ditutup dulu. Hyatttt

Oh ya, sekarang TPA lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan acara pensi loooooh. Saya sekretarisnya, makanya kemarin sibuk bikin proposal sama dana-dana an, soalnya dana belum turun e. Padahal rencananya tanggal 20 April ini mau diadain.

Nah, di PENSI itu nanti bakal ditampilin Tartil Al Qur’an, drama, musik menari, sama baca puisi. Karena dalam rangka latihan pensi lah, sekarang setiap hari minggu saya juga rajin berangkat ke TPA untuk ngelatih tambahan mereka. Hihi.
*peluk satu-satu adeknya*
        Awalnya saya sebagai pelatih drama, tapi…. Hihihi karena mungkin saya curang kali ya sebagai sekretaris, maka saya hapus nama saya dari kepanitiaan buat ngelatih drama. Dan mengganti ketiadaan saya itu dengan nama ketua kami di kepanitian buat acara pensi. Hihi. Kebetulan dia adik angkatan saya, jadi bisa lah dimanfaatin, fufu. Dengan kecantikan luar biasa ini, apa sih ya yang ga bisa dibujuk~~~~~ 

*senyum super manis* 

* langsung keinjek kulit pisang*  

I'm afraid.


 " Assalamualaikum "



Saya harus lebih mampu menjaga diri sendiri.
Harus lebih mampu menjaga perasaan.
Ini harus segera dibatasi. Ini sudah waktunya.

Sebelum sesuatu kembali terjadi. Entah dari salah satu pihak manapun. Semua terasa salah. Karena, ketika seseorang menyukaimu, yang akan merasa bersalah diakhir.. adalah yang disukai. Perasaan yang sangat menekan dan menyakitkan karena rasa bersalah. Saya tidak ingin salah satu merasakan perasaan itu. Karena dia, teman laki-laki saya yang pertama yang mampu membuat saya menjadi diri saya sendiri tanpa kepalsuan atau sifat tertahan apapun 'disini'.



Seseorang pernah berkata bahwa kekhawatiran saya begitu terlalu besar.
Namun, bahwa saya hanya tidak ingin merasakan suatu kehilangan adalah alasan yang
jelas. Entah dari pihak manapun yang memulai, kehilangan tetap lah kehilangan, dan itu menyakitkan.

Saya bosan.

Jembatan menuju Pelangi


Assalamualaikum-



Aneh.. Lagi-lagi semua terasa aneh.
Lelah, tapi sangat menyenangkan.

Mama bilang, " Jangan menyedihkan apa yang membuatmu tidak sedih. Karena pikiran membentuk apa yang dirasa. Namun jangan pula menguatkan apa yang sebenarnya melemahkanmu. Jangan selalu bertindak sok kuat seakan bisa menyelesaikan semuanya. Seorang manusia pun.. butuh istirahat, kan ? "

Open Your Eyes

Assalamualaikum wrwb





" mbah-mbah di jalan itu malah seringnya makan nasi basi, dibagi dua malahan sama mbah yang lainnya.. " - cerita dari seorang yang hari ini saya dengar.

         Tuhan.. saya bahkan belum bisa membayangkan bagaimana kalau saya yang ada diposisi mereka. Tidak mempunyai tempat untuk berteduh dari siang dan malam yang silih berganti. Membayangkan bagaimana jika saya disetiap harinya yang makan dengan seadanya.. dan kadang harus rela berpuasa jika memang tidak ada makanan yang memadai.

Pada kenyataannya, yang terjadi jauh lebih mengenaskan dibanding yang saya bayangkan selama ini..
jika saja kita mau membuka mata dan sedikit berempati.

Saya bisa berbuat apa..
Apa yang harus diperbuat..
Menjadi pertanyaan-pertanyaan yang berputar-putar di dalam pikiran.

Nasi basi..
Ini benar-benar menyedihkan, ya Allah..

Mulai hari ini, seorang manda harus jangan terlalu boros lagi dalam menghabiskan uang. Perbanyak bersyukur. Dan perbanyak bersedeqah.
Harus lebih bisa membuka mata lagi untuk sekitar..
Menabung perbuatan baik untuk dakwah dijalan Nya.
Mulai hari ini, seorang manda harus jadi orang yang peka terhadap kesedihan-kesedihan saudaranya.

Believe in God's Story


Assalamualaikum..



Pernah kah kalian mengalami ini ?

 Ketika merasa tidak terbiasa jika.. seorang laki-laki datang ke rumah atau kostmu ?

 Saya pernah. Entah kenapa.. saya memang terlalu penakut. Padahal beberapa datang dikarenakan adanya sebuah urusan. Tapi.. saya benar-benar tidak terbiasa dan merasa sangat tidak nyaman. Saya kira saya sudah sembuh dari penyakit takut ini. Ternyata penyakit ini memang masih bersisa.

Dulu, saat SMA, saya sangat penakut sekali terhadap lawan jenis. Dan sangat menjaga jarak dengan mereka. Pernah beberapa sampai ada yang nekat datang ke rumah, dan tentu saja.. pintu tetap tidak saya buka. Saya benar-benar takut yang sangat takut. Tapi dahulu.. itu malah menjadi permainan bagi mereka.. Apalagi saat di sekolah. Jalan saya beberapa kali pernah dihalangi, dan saya hanya bisa bersembunyi di balik punggung sahabat saya yang menjadi “hero” saat itu.

Namun, disaat naik ke kelas 3 SMA, rasa penakut terhadap lawan jenis ini sudah mulai berkurang. Saya sudah mulai bisa berteman dan mempercayai beberapa dari mereka. Dan.. ketika memasuki lingkungan perkuliahan, semuanya terasa sudah menghilang saya rasa. Mungkin karena saya bergabung ke dalam sebuah organisasi, sehingga saya menjadi terbiasa berinteraksi dengan mereka. Tapi ternyata jika berduaan saja disuatu tempat dengan laki-laki, pada kenyataannya saya memang masih belum terlalu biasa, rasa tidak nyaman dan takut dalam pikiran saya masih terus menyerang. Semacam alarm berbahaya yang terkoneksi di otak saya menyala-nyala penuh bahaya. Entah apakah ini hal yang gawat atau tidak, bagaimana masa depan saya nanti ya -_______________-

Dan..

Beberapa hari yang lalu pernah seorang laki-laki datang ke kost, kami hanya berdua bertemu untuk urusan rapat. Karena pekerjaan saya sebagai sekretaris mengharuskan untuk banyak berinteraksi dengan dia sebagai ketua. Tapi hal aneh terjadi.. entah kenapa saya akhirnya tidak terlalu merasa takut lagi. Mungkin karena dia adik angkatan saya sendiri. 

Saya kira rasa takut saya sudah benar-benar sembuh.

 Namun ternyata ketika seseorang berkata akan datang ke kost saya lagi (untuk sebuah urusan tentu saja), ternyata saya masih tetap takut dan menolak mati-matian.

Jika hanya Usaha yang Bisa Saya Tawarkan


Assalamualaikum wrwb



Malam ini saya kembali merenungkan.. Bahwa saya begitu banyak mempunyai kelemahan.
Salah satu nya adalah ketidakberbakatan saya dalam hal masak-memasak. Begitu menyedihkan, ya..

Hhah.. maaf, tapi saya mulai meragu apakah kamu akan tetap mau menemui saya dengan segala kelemahan ini jika yang saya tawarkan hanyalah "usaha keras untuk menjadi lebih baik" saja ?

Jika itu untuk engkau (yang entah siapa), usaha keras pun akan saya lakukan. Tapi, saya tidak akan mau menjanjikan keberhasilan, saya hanya berani menawarkan "usaha" saja. Hal yang sungguh sangat kecil.


Bagaimana ?

Sweet Memories


*ini tulisan yang saya buat pada tahun 2012. Sebenarnya saya ingin mengasih note di setiap foto, tapi maaf mungkin waktunya kemarin belum sempat. Saya ingat ini ketika membuka draft-draft lama dari blog saya, tapi semoga hal itu tidak merusak atau mengurangi indahnya kenangan yang saya miliki:)

Assalamualaikum


                Sebenarnya saat ini kepala saya sedang sakit sekali. Entah apa penyebabnya. Tapi indikasi terbesar menurut saya adalah karena hari ini saya kembali ‘terlalu fokus melihat seseorang’ , sehingga aura nya menjadi terlihat sangat jelas di mata saya. Kali ini dosen saya. Dia mempunyai aura yang berwarna hijau. Terang dan jelas. Padahal sama sekali gada niat buat melihat.

                Seperti biasa, sehabis melihat aura, malamnya kepala saya sering menjadi sangat sakit. Ini bagian yang sangat saya tidak suka. Padahal biasanya, jika hanya satu orang maka kepala saya tidak akan mengalami sakit nyut-nyut seperti ini. Baru kemarinnya saya melihat aura 2 orang, dan malamnya kepala saya masih terasa fine-fine saja.

                Mengingat alasan yang lain.. mungkin karena malam tadi saya begadang sampai jam 5 subuh untuk mengerjakan tugas. Aish. Tugas semester 3 ini benar-benar........... Sesuatu.
*suara piano horror~ JRENG. *

banyak observasi langsung soalnya.

Padat merayap tugasnya itu. Tapi kata salah satu dosen saya, ini hanyalah pemanasan untuk semester-semester selanjutnya yang bakalan lebih berat lagi.


Okeh. Diulang. Pe-ma-na-san! Panas memang.

Heuuh..

*kipas-kipas*


                Btw, bicara soal aura lagi, entah apakah saya sudah pernah memosting tentang saya yang ingin sekali menghilangkan penglihatan ini atau malah belum sempat ke posting.

Hm, sudah pernah kah sebelumnya saya bilang tentang saya yang selalu merasa diikuti oleh beberapa makhluk you-know-what ?

                Atau tulisan kemarin hanya sempat saya jadikan draft dan belum di posting, ya ? Padahal di semester 1 loh saya nulis postingan yang judulnya “mistis di Jogja” , tapi kayaknya emang belum sempat saya posting ya. Hehe. Kalian harus tahu, draft postingan saya sangat banjir loh seperti banjirnya Jakarta. Ihiks.  Entah itu posting yang memang belum sama sekali ditampilkan, atau memang posting yang telah pernah saya update namun kemudian saya simpan lagi karena berbagai alasan pribadi.

Okeh. Kembali ke topik, pemirsa.

Iya. Terinspirasi dari pak sus yang menghilangkan kekuatan bathin nya, saya pun menjadi semakin banyak berdoa kepada Allah agar diberikan yang terbaik saja. Saya tidak ingin kemampuan yang semakin bertambah hingga akhirnya dapat melihat mereka yang “you-know-what” .
*iklan*
*wkakakaka semacam voldemort ya jadi disebut “you-know-what” . Jadi kangen harpot.*
*kembali ke blog*

Sedikit goresan.

Assalamualaikum wrwb.

Note-

Entah..
Rasanya.. kurang bersemangat.
Tapi, saya harus tetap tersenyum.
Rasanya... lelah sekali. Sangat lelah.
Tapi, saya harus tetap melangkah.
Rasanya.. Saya rindu sekali dengan keluarga saya. Saya sangat ingin bertemu mereka.
Tapi, saya harus tetap kuat.
Rasanya.. ingin sekali berteriak sambil menangis.
Tapi, saya harus  tetap tegar.
Rasanya.. sudah cukup, saya benar-benar ingin pulang.
Tapi, saya masih harus tetap menggapai mimpi saya.


Inilah yang dinamakan ujian untuk menjadi lebih dewasa.
Saya  benar-benar harus menjadi anak yang kuat.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang baik.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang membanggakan.
Saya benar-benar harus menjadi anak yang ramah.



Hhah.. saya memang pandai sekali dalam mengeluh ya. Maafkan saya ya Allah.. Maafkan saya.


Amanda Noviana-

Make Dreams Come True. With Allah.


Assalamualaikum




Hyeaah.

Mahasiswa itu tipenya ada dua jika dilihat dari passion nya, ada yang akademis dan ada yang aktivis organisasi.

Saya ?

Terlihat jelas bahwa saya adalah tipe yang akademis. Jujur, saya bukan tipe yang terlalu suka dengan acara-acara  organisasi. Kadang, saya hanya menyukai membantu kegiatan sosialnya, namun bukan sebagai pihak yang me ‘manage’ kegiatan sosialnya. Walaupun… yah, saya terjebak dalam organisasi sekarang. Haha.  Tapi, inilah yang kata orang menambah pengalaman. Lagipula, organisasi memberikan banyak manfaat positif bagi diri saya sekarang. Dalam segi pergaulan misalnya. Saya mendapatkan banyak teman yang solidaritasnya sangat tinggi terhadap ‘saudaranya’, I mean teman yang sudah dianggap saudara.

Tapi, yang namanya passion memang tidak bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Tetap saja, passion saya adalah pada bidang akademik. Entahlah, namun ketika suatu hal itu menyangkut tentang sesuatu yang berbau akademis seperti ‘asisten penelitian’ misalnya, saya begitu bersemangat dan berambisius untuk mencapainya. Contoh lain seperti PKM, Journal, dsb yang bagi banyak orang mungkin akan berkata “malesin banget” , tapi bagi saya hal itu menarik dan sangat menantang dibandingkan mengurus suatu organisasi. Walaupun masih perlu stress yang banyak sebenarnya saat dalam pengerjaan hal akademis itu.

Tapi, ya tergantung sikon juga sih, kalau saya memang sedang sibuk atau tidak mood, yo sama aja kayak yang lain, “malesin banget ngerjain kayak gituan” .

Tapi, saya mempunyai banyak mimpi. Dan tidak semua mimpi saya itu berhubungan dengan akademis semua. Mimpi saya yang berbau akademis pun bahkan memerlukan banyak uang untuk mencapainya.

 Nah….. pertanyaan yang mengusik batin saya, mana mungkin kan saya akan terus meminta uang dari orangtua saya ? Maka, saya ingin menjadi pengusaha sebagai sampingan saya, kemudian.

Ini mimpi saya. Mempunyai usaha sebelum lulus kuliah.

Saya tidak mau menjadi orang biasa, saya mau nya menjadi orang luar biasa. Yang luar biasa akan kebahagiaan dengan ukuran nya sendiri “ – saya.

Hati-hati. Berbahaya, guys.


Assalamualaikum


Karena ini masa uas, maka gejala-gejala stress saya mulai bermunculan. Salah satunya dengan pembuatan video ga jelas ini (-______-) Hari nya lagi mendung, jadi cahaya nya gelap banget, rasanya jadi terkesan seperti video horror dimana hantu bermunculan (read: saya).

Pft. Maaf juga untuk video yang kamera nya kebalik. Cukup balikkan kepala anda saja, kan ? Haha.

*nanti kalau sempet saya revisi ya :3 haha, walau terkesan seperti janji manis, karena saya jarang revisi post-post di blog sebenernya. Hahahaha*